Banner Disperindag 2021 (1365x260)

LBH Papua Desa Oknum TNI Injak Kepala Warga Dipidana

LBH Papua Desa Oknum TNI Injak Kepala Warga Dipidana
Foto: Panglima TNI.

Berita nasonal, gemasulawesi- Direktur LBH Papua Emanuel Gobay meminta tindakan dua oknum TNI injak kepala warga sipil di Merauke dapat dibawa ke ranah hukum, dengan disangkakan Pasal 353 KUHP tentang penganiayaan terencana.

“Dua anggota TNI AU itu telah lebih dulu mengamati korban sebelum melakukan penindakan berujung pada pelanggaran HAM dan penganiayaan itu,” Emanuel saat dihubungi di Papua, Selasa 27 Juli 2021 malam.

Sehingga, dengan tegas LBH Papua meminta agar polisi militer bisa melakukan tindakan penegakan hukum pidana militer pada dua oknum TNI injak kepala warga sipil di Merauke.

Baca juga: Lindungi Tugas Wartawan, LBH Desak Aktifkan Pedoman Penanganan Kasus Kekerasan Pers

Kemudian, LBH Papua mendesak pimpinan TNI AU untuk mencopot secara tidak hormat dua orang TNI injak kepala pria itu.

LBH Papua berpendapat, tindakan hukum pidana militer kepada dua oknum TNI itu diperlukan agar menimbulkan efek jera.

Selain itu, LBH Papua menyebut tindakan tegas juga diperlukan agar aparatur keamanan tidak bertindak sewenang-wenang pada warga sipil.

“Kami dengan tegas mengecam tindakan tidak manusiawi dilakukan dua anggota TNI. Atas dasar itu kami minta pada atasannya agar memberikan sanksi tegas secara administrasi, maka sebaiknya dua oknum itu dipecat secara tidak hormat,” tandasnya.

Baca juga: WNA Langgar Prokes Langsung Dideportasi

TNI AU telah memohon maaf atas peristiwa itu

Sebelumnya, TNI AU telah menyampaikan permohonan maaf, atas insiden kesalahpahaman melibatkan dua oknum anggota Pomau Lanud Johanes Abraham Dimara dan warga di sebuah warung makan di Merauke, Papua.

Diketahui, video merekam peristiwa itu turut beredar di media sosial dan pesan berantai WhatsApp.

Kepala Dinas Penerangan AU (Kadispenau), Marsma Indan Gilang Buldansyah menjelaskan, insiden itu bermula dari keributan seorang warga diduga mabuk dengan pemilik warung.

Keributan itu turut melibatkan dua oknum anggota Pomau untuk maksud melerai.

Usai kejadian, kedua oknum anggota itu telah ditahan dan dalam pengawasan Komandan Lanud Johanes Abraham Dimara. Dia mengaku, pihaknya tak segan memberikan sanksi tegas terhadap keduanya.

Kemudian dalam video itu juga, tampak salah satu anggota TNI AU itu menginjak kepala pria Marauke itu dengan menggunakan sepatu. (***)

Baca juga: Dugaan Kriminalisasi Wartawan Parimo, SMSI Dan LBH Sulteng Beri Advokasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post