Launching Program KIA, Disdukcapil Gandeng Disdikbud Parimo

0
23
Launching Program KIA, Disdukcapil Gandeng Disdikbud Parimo
Kartu identitas anak illustrasi

Parimo, gemasulawesi.com– Launching program Kartu Identitas Anak (KIA), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) menggandeng Dinas pendidikan dan kebudayaan (Disdukcapil) Parigi Moutong (Parimo).

Launching program KIA dilaksanakan bertepatan dengan puncak peringatan Hari Anak Nasional tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, 3 Agustus 2019.

“Hingga saat ini antusias dikalangan pelajar semakin meningkat,” ungkap Kepala Disdukcapil Kabupaten Parimo, Lewis, di ruang kerjanya, Selasa, 6 Agustus 2019.

Ia mengatakan, pasca launching program KIA, hingga hari ini pihaknya sudah mencatat sedikitnya 136 data KIA yang akan siap dicetak.

Kalau pada saat louncing kemarin lanjut dia, ada 20 keping yang sempat dicetak dilapangan. Walaupun terjadi sedikit permasalahan karena alat cetaknya yang tidak tahan panas.

Ia menuturkan, khusus untuk dokumen pendukung KIA usia lima sampai 16 tahun, dibutuhkan foto copy kartu keluarga (KK), akte lahir dan pas foto berwarna.

“Jika dalam proses pencetakan terdapat perubahan, kami terlebih dahulu melakukan perbaikan data dan setelah itu dicetak,” jelasnya.

Dia menerangkan, penerbitan KIA berbeda dengan proses pendataan dokumen pokok kependudukan lainnya. Sehingga, muncul kekhawatiran jika hal itu dilakukan maka akan terjadi penumpukan data dalam sistim.

Untuk mencegah penumpukan data, pihaknya juga membutuhkan bantuan dari Bidang PAUD Disdikbud Parimo untuk memfasilitasi anak didiknya mendapatkan KIA.

“Tidak perlu direkam, bawah saja pas foto berwarna anak berserta dokumen kependudukannya, kami langsung memprosesnya,” tegasnya.

Ia melanjutkan, program KIA merupakan strategi kependudukan untuk mendeteksi data kependudukan pokok keluarga. Karena secara otomatis akan terlihat kelengkapan data penduduk.

Sehingga, melalui program itu warga dapat memperbaiki dokumen pokok penduduknya yang belum sempurna.

“Dengan KIA ini pasti akan sinergi dengan penerbitan akte lahir, karena syarat penerbitannya adalah akte kelahiran,” tutupnya.

Laporan: Tim Gemasulawesi

Tinggalkan Balasan