Jumat, Juni 25, 2021
Jangan Lupa Share

Larangan Mudik Sulteng: 714 Kendaraan Putar Balik

Must read

Jangan Lupa Share

Berita kota palu, gemasulawesi– Petugas gabungan Operasi Ketupat Tinombala Sulteng, 714 kendaraan putar balik saat penerapan larangan mudik pemerintah.

“Ratusan kendaraan itu terjaring saat Operasi Ketupat Tinombala selama 12 hari,” ungkap Dirlantas Polda Sulteng, Kombes Pol Kingkin Winisuda, saat menggelar konferensi pers, di Aula Wira Satya, Selasa 18 Mei 2021.

Ia mengatakan, kendaraan putar balik itu diantaranya 399 sepeda motor, 264 mobil penumpang, satu unit mobil bus dan 50 mobil barang.

Dibandingkan Operasi Ketupat Tinombala 2020, ada peningkatan volume. Sebanyak 212 kendaraan putar balik. Terbanyak dilakukan di Pos Terpadu atau Pos Sekat perbatasan antara Sulteng dan Sulsel.

“Operasi Ketupat Tinombala 2021 berakhir 17 Mei 2021 pukul 24.00 Wita. Namun, kami akan tetap melakukan kegiatan sama dalam bentuk Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). Guna melakukan pengawasan terhadap arus balik khususnya di Pos-pos terpadu (Pos Sekat),” sebutnya.

Baca juga: Puluhan Orang Terjaring Operasi Keselamatan Tinombala 2021 Parigi Moutong

Menurutnya, eforia menyambut perayaan lebaran tahun ini diwujudkan masyarakat Indonesia dengan kebiasaan melakukan mudik lebaran. Guna bersilaturahmi dengan keluarga dan saudara di kampung halaman.

Namun, pemerintah telah mengeluarkan surat edaran tentang larangan mudik kedua kalinya. Mengingat situasi pandemi covid 19.

Baca juga: 120 Personel Polres Parimo Kawal Larangan Mudik

Sebagai upaya pengendalian penyebaran covid 19 di Sulteng selama Ramadhan dan lebaran, Polda Sulteng menggelar Operasi khusus kepolisian dengan sandi Ketupat Tinombala 2021 dari 6-17 Mei 2021.

Sebelumnya, sebanyak 710 personil Polda Sulawesi Tengah dan Polres jajaran akan dilibatkan dalam Operasi Keselamatan Tinombala 2021.

Baca juga: Operasi Keselamatan Tinombala 2021 Sulteng: Larang Mudik Lebaran

Operasi Keselamatan Tinombala 2021 bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas di jalan. Mencegah terjadinya korban fatalitas Laka Lantas, mematuhi protokol kesehatan covid 19 dan larangan mudik bagi masyarakat saat lebaran Idul Fitri 1442 H.

Operasi Keselamatan Tinombala 2021 ini dilaksanakan untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, disiplin protokol kesehatan dan larangan mudik lebaran tahun 2021. Sehingga, tercipta Lantas nyaman selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1442 H.

Baca juga: Kapolda Cek Randis Jelang Operasi Ketupat Tinombala 2021

Laporan: Rifaldi

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest article