Lapas Parimo Kelebihan Kapasitas Daya Tampung Tahanan

  • Whatsapp
Lembaga Pemasyarakatan Lapas Parigi Moutong Parimo Sulawesi Tengah Sulteng Kelebihan Kapasitas Daya Tampung Tahanan
Lapas Parimo Kelebihan Kapasitas Daya Tampung Tahanan (Foto: Kalapas Parimo, Muhammad Askari)

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Lembaga pemasyarakatan atau Lapas Kabupaten Parimo Sulawesi Tengah kelebihan kapasitas daya tampung jumlah tahanan.

“Dulunya, penghuni Lapas Parimo hanya berkisar 180 orang dan tidak pernah menyentuh angka 200 orang warga binaan,” ungkap Kepala Lembaga Pemasyarakatan Parimo,” Muhammad Askari Utomo, Amd.IP., SH., MH, saat kegiatan pemberian remisi umum Napi di Lapas Parigi, Senin 17 Agustus 2020.

Bacaan Lainnya

Ia melanjutkan, barulah pada tahun 2020 jumlah penghuni Lapas Parimo sudah menyentuh lebih dari 300 orang.

Satu tahun belakangan ini kata dia, ada tren peningkatan jumlah aksi kriminalitas seiring perkembangan di Kabupaten Parimo.

“Tren peningkatan jumlah warga binaan di Lapas Parimo adalah kebanyakan dari kasus penyalahgunaan Narkoba,” urainya.

Terkait warga binaan Lapas Parimo, ada kebijakan melaksanakan kebijakan Asimilasi. Pihaknya telah melakukan kebijakan itu untuk mencegah covid-19 secara massif di Lapas Parimo.

Hingga saat ini, sudah 105 orang yang menjalani proses asimilasi. Tersisa, 241 orang yang menjadi warga binaan Lapas.

“Saat ini, daya tampung Lapas Parimo ini sejumlah 150 orang,” urainya.

Karena jumlah yang terus meningkat, pihaknya berharap agar penyalahgunaan Narkoba dapat menurun.

Jumlah pengguna Narkoba yang meningkat di Parimo hingga saat ini, sebaiknya menjalani rehabilitasi dibandingkan harus mendapatkan hukuman tahanan.

“Rehabilitasi pengguna narkoba adalah salah satu langkah efektif,” tuturnya.

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.