Banner Dinkes 2021 (1365X260)

Lapas Klas III Parigi Akan Gelar Pelatihan Antisipasi Kebakaran

Lapas Klas III Parigi Akan Gelar Pelatihan Antisipasi Kebakaran
Foto: Kapalas Klas III Parigi, Askari Utomo.

Gemasulawesi– Lapas Klas III Parigi, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah akan menggelar pelatihan untuk antisipasi kebakaran. Menyusul terjadinya kebakaran di Lapas Tangerang beberapa waktu lalu.

“Ini upaya pencegahan dan antisipasi terhadap gangguan keamanan di Lapas, seperti kejadian kebakaran,” ungkap Kepala Lapas Parigi, Muhammad Askari Utomo kepada sejumlah wartawan, Selasa 14 September 2021.

Dia mengatakan, dalam pelatihan antisipasi kebakaran itu pihaknya akan menggandeng Pemadam Kebakaran (Damkar) Parigi Moutong, untuk memberikan berbagai materi berkaitan dengan tindakan penyelamatan diri saat kebakaran.

Baca juga: Polres Parigi Moutong Akan Dalami Penyebab Kebakaran Rujab

Selain itu, tindakan pemberian pertolongan kepada orang lain atau warga binaan dan tata cara melakukan pemadaman api saat terjadinya kebakaran.

“Kami sedang melakukan koordinasi dengan Damkar. Kami jadwalkan, minggu depan pelaksanaannya bisa digelar,” ujarnya.

Terkait dengan peristiwa kebakaran di Lapas Tangerang akibat kosleting listrik, pihaknya telah melakukan langkah antisipasi dengan melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) keseluruh kamar hunian warga binaan.

Hal itu dilakukan untuk memastikan tidak adanya instalasi jaringan listrik ilegal dibuat warga binaan, sehingga terjadinya kosleting listrik dan penyebab kebakaran.

“Biasanya kan ada warga binaan membuat alat pemanas, untuk memasakan air. Mereka asal sambung ke jaringan listrik, itu dikhawatirkan. Tapi, alhamdulilah tidak kami temukan saat Sidak kemarin,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga sedang menginventarisir jaringan listrik yang dianggap tidak lagi layak digunakan, untuk segera diperbaharui. Bahkan, berbagai deteksi dini terus diupayakan, agar peristiwa kebakaran tidak terjadi di Lapas Parigi.

“Kabel-kabel tidak layak kami sudah upayakan untuk diganti, karena jaringan listrik kami disini cukup panjang, dan rumit. Itu sebagai langkah pencegahan kami,” tuturnya.

Sebelumnya, peristiwa kebakaran terjadi di Lapas Kelas 1 Tangerang, pada Rabu 8 September 2021 dini hari. Akibat kebakaran itu, 46 orang dinyatakan tewas dan puluhan lainnya terluka dan sempat menjalani perawatan di rumah sakit.

Sebanyak 42 narapidana sebelumnya teridentifikasi sebagai narapidana kasus narkoba, satu orang narapidana kasus pembunuhan, satu orang napi terorisme. (***)

Baca juga: Ratusan Warga Binaan Lapas Parigi Jalani Vaksinasi Covid19

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post