Parimo Siapkan Dua Hektar Lahan Pemakaman Jenazah Covid 19

Parimo Siapkan Dua Hektar Lahan Pemakaman Jenazah Covid 19
Kabid Rehab Rekon BPBD Parimo, Tri Nugraha.
Jangan Lupa Share

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Pemda Parimo Provinsi Sulawesi Tengah siapkan dua hektar lahan pemakaman jenazah covid 19.

“Ada dua lokasi yang menjadi calon lahan pemakaman jenazah covid 19 di Parimo,” ungkap Kabid Rehab Rekon BPBD Parimo, Tri Nugraha saat press conference perkembangan pandemi covid 19 di Sekretariat Satgas Penanganan Covid 19 Parimo, beberapa waktu lalu.

Bahkan, BPBD bersama Dinkes dan Wabup telah meninjau calon lokasi lahan pemakaman covid 19 di Desa Lobu dan Olaya.

Diketahui, sudah terdapat beberapa warga Parimo yang sudah menjadi korban keganasan wabah covid 19 ini.

Baca juga: Plt Walikota Palu Pasha Ziarah Pemakaman Massal Poboya

“Sehingga, perlu ada lokasi tetap pemakaman khusus yang disiapkan,” tuturnya

Terkait dengan perkembangan covid 19 yang semakin menjadi, pihaknya mengajak semua pihak untuk tetap mematuhi protokol 3M.

Pasalnya, pencegahan meluasnya pandemi covid 19 di Parimo memerlukan keterlibatan seluruh pihak terutama masyarakat luas.

Bahkan untuk mengantisipasi penyebaran covid 19, BPBD sudah melakukan penyemprotan disinfektan ke sejumlah tempat layanan publik.

Baca juga: Satu Warga Palupi Ditemukan Membusuk

Selanjutnya, Jubir Satgas Covid 19 Parimo, Irwan SKM mengatakan kemungkinan besar lokasi pemakaman jenazah positif covid 19 di Desa Olaya yang akan menjadi pilihan Pemda Parimo.

Lokasi itu sudah memenuhi syarat sebagai lokasi pemakaman jenazah positif covid 19.

Sementara itu, Wakil Bupati Parimo H Badrun Nggai memastikan dalam waktu dekat Pemda akan memiliki lokasi pemakaman jenazah positif covid 19.

Hal itu dikatakan Badrun Nggai, saat melakukan peninjauan di dua titik lokasi rencana tempat pemakaman jenazah positif covid-19 yang berada di kecamatan Parigi Barat Desa Lobu Mandiri Dusun 2 dan Kecamatan Parigi Desa Olaya Dusun 5. (Rabu, 06 Januari 2020).

Baca juga:

“Alhamdulillah, bersama Dinas PUPRP, Dinas Kesehatan, BPBD, BKAD, RSUD Anuntaloko dan lainnya. Kedua lokasi itu kami sudah kunjungi langsung dan lokasinya sesuai dengan apa yang kita harapkan. Kedua lokasi itu juga jauh dari pemukiman penduduk, itu yang sangat penting,” sebutnya.

Selain itu, yang terpenting saat ini juga adalah pihak pemerintah kecamatan, desa dan masayarakat bisa membantu Pemda dalam menyediakan dan menyetujui lokasi itu menjadi tempat pemakaman jenazah positif covid 19.

Wabup berharap, sesegera mungkin Dinas PUPRP, BPBD dan BKAD berkoordinasi dan melakukan tindak lanjut dari peninjauan yang kita lakukan saat ini. Mengingat peningkatan positif covid 19 di Kabupaten Parimo akhir-akhir ini sangat tinggi dan ini harus kita realisasikan secepatnya.

Diwaktu yang sama, Wabup Badrun Nggai juga meninjau langsung Rumah Sakit Umum Daerah Anuntaloko Parigi. Kedatangannya untuk memonitoring kesiapan ruangan karantina penaganan pasien terkonfirmasi positif covid 19.

RSUD Anuntaloko Parigi menyediakan 101 kamar bagi pasien terkonfirmasi dan ruang operasi bagi ibu hamil terkonfirmasi positif covid 19.

Jadi, total kamar yang tersedia dalam penanganan pasien terkonfirmasi positif di Kabupaten Parimo ditambah 12 kamar. Sementara yang ada di gedung Diklat berjumlah 113 kamar.

Baca juga: Fatwa Utuh Vaksin Covid 19 Tunggu Izin Edar BPOM

Laporan: Muhammad Rafii

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post