Kurun Tiga Tahun, Lima ASN Dipecat Akibat Korupsi di Poso

waktu baca 2 menit
Foto: Illustrasi pemecatan ASN korupsi.

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– Dalam kurun waktu tiga tahun, sebanyak lima ASN dipecat akibat terlibat korupsi di Poso, Sulawesi Tengah.

“Mereka terbukti merugikan negara sesuai putusan inkracht pengadilan, bersalah melakukan tindak pidana korupsi,” ungkap Sekretaris daerah (Sekda) Poso, Yan Edward Guluda, di Poso, Jumat 25 Juni 2021.

Ia menyebut, pihaknya melaksanakan peraturan perundang-undangan berlaku terkait lima ASN dipecat itu.

Soal lima ASN dipecat, baik itu divonis pengadilan bersalah korupsi 6 bulan ataupun satu hari, putusan PN itu bersalah sesuai Permendagri akan dilaksanakan pemecatan dengan tidak hormat.

Baca juga: Anleg Minta Kemudahan Rekomendasi Penerima Bansos di Parigi Moutong

Lima ASN dipecat kata dia, dilakukan berdasarkan ketentuan seperti yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN, Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai dan Peraturan Menteri Dalam Negeri terkait sanksi bagi ASN yang terbukti korupsi dari pengadilan.

Baca juga: Kurun Waktu Enam Bulan, Ini Tambahan Jumlah Penduduk Mamuju

Ia merinci, pemecatan lima ASN itu terdiri dari dua orang diantaranya adalah pejabat atau mantan kepala dinas eselon II B.

Baca juga: Bertambah Satu Asal Poso, Positif Corona di Sulteng Jadi 173 Orang

Sementara satu orang merupakan staf dan satu ASN lainnya adalah Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).

Baca juga: Bertambah, Satu Pasien Corona Asal Poso Sulawesi Tengah

“Sebanyak lima ASN itu adalah mantan kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Poso dan bekas kepala Dinas Pol PP dan Damkar. Serta dua mantan PPTK perkara Alkes 2013 telah dieksekusi Kejaksaan Negeri Poso pada Desember tahun 2020. Dan seorang pejabat eselon IV,” jelasnya.

Baca juga: Asal Poso, Dua Pasien Sembuh Positif Corona Sulawesi Tengah

Baca juga: Covid Poso Sulawesi Tengah Meningkat, Manajemen Akan Tutup RSUD

Ia menambahkan, dari lima ASN dipecat itu adalah bukti jika kami tidak tolerir terhadap ASN terlibat korupsi.

Baca juga: Polres Parimo Amankan 128 Paket Narkoba

Baca juga: Kasus Baru Covid 19 Hari Ini, Kota Palu dan Poso Terbanyak

Laporan: Ahmad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.