Kurang Ruangan Kelas, Siswa Belajar di Kantin Sekolah

waktu baca 2 menit
ilustrasi-ruang-kelas (Foto: Pontianak.tribunnews.com)

Parigi, gemasulawesi.com- Kurang ruangan kelas akibatkan siswa SDN Inti desa Pelawa, Kecamatan Parigi Tengah, Kabupaten Parimo, terpaksa belajar di kantin sekolah.

Hal tersebut dibenarkan kepala sekolah SDN Inti pelawa, Zam’ani, saat ditemui gemasulawesi.com, diruang kerjanya pekan kemarin. Ia mengatakan, selain kekurangan ruang kelas, sekolah tersebut juga masih belum memiliki ruang kantor bagi para guru.

“Untuk sementara kita jadikan kantin sekolah sebagai ruang alternative belajar siswa dan ruangan kelas kita gunakan sebagai ruangan kantor,” ujarnya.

Zam’ani, seakan memberi isyarat jika sekolah tersebut belum siap menerima kebijakan zonasi yang dikeluarkan Pemda Kabupaten Parimo.

Ia mengungkapkan, siswa disekolah tersebut berjumlah 260 siswa dengan jumlah per ruangannya sekitar 20 orang, bahkan beberapa ruang kelas dipaksakan harus menampung lebih dari itu.

“Sesuai dengan sistem zonasi yang dikeluarkan pemeritah, kita tidak bisa menerima calon siswa yang tinggal di zona yang sudah dicover oleh sekolah lain begitu pula sebaliknya,” jelas.

Ia menjelaskan, sehubungan kurang ruangan kelas pihaknya telah mengajukan penambahan ruang kelas baru, untuk memberikan kenyamanan kepada siswa saat belajar.

Diletahui, pembangunan jamban disekolah tersebut, yang bersumber dari anggran dana DAK 2018, hingga kini belum juga selesai.

“Sebenarnya pekerjaan tersebut sudah selesai ditahun kemarin, namun akibat bencana gempa pelaksanaannya terundur,” tuturnya.

Ia menambahkan, pihaknya tidak bisa asal memainkan uang negara karena harus mengikuti prosedur juknis.

Laporan: Aqil Azizi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.