Selasa, Mei 18, 2021

Kurang 24 Jam, Polisi Ringkus Pencuri Motor di Tolitoli

Must read

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– Polisi berhasil menangkap pencuri motor di Tolitoli, Sulawesi Tengah, kurang dari 24 jam sejak kejadian.

“Tersangka berinisial ANT (23) warga di Jalan Dai Malambang, Kelurahan Tuweley, Kecamatan Baolan,” ungkap Kasat Reskrim Polres Tolitoli, Iptu Rijal, di Tolitoli, Kamis 22 April 2021.

Tersangka pencuri motor di Tolitoli kata dia, melakukan aksinya di Jalan Veteran Kelurahan Baru, Kecamatan Baolan, sekitar pukul 04.00 Wita, Selasa 20 April 2021. Dan ditangkap hari itu juga sekitar pukul 16.30 Wita.

Setelah menerima laporan dari korban, unit Resmob Sat Reskrim Polres Tolitoli melakukan rangkaian penyelidikan.

Sekitar pukul 13.00 Wita, Selasa 20 April 2021 mendapat informasi tersangka pencuri motor di Tolitoli berada di sekitar rumahnya.

Baca juga: Polres Parimo Bekuk Pelaku Pencurian di Tindaki

“Mendapat informasi itu, unit Resmob yang dipimpin Kanit Resmob Ipda Sutiman langsung melakukan penyelidikan dan sekitar pukul 16.30 Wita pelaku langsung ditangkap dan diamankan di Polres Tolitoli,” sebutnya.

Ia mengungkapkan, dari tangan tersangka pencuri motor di Tolitoli, disita barang bukti sepeda motor yang disembunyikan di dalam kamarnya.

Saat ditemukan, barang bukti sepeda motor itu sebagian kap-kap nya telah dibongkar tersangka.

Kasat Reskrim menghimbau, warga agar selalu waspada terhadap pencurian sepeda motor dengan selalu parkir kendaraan di tempat aman.

“Selalu kunci stang kendaraan, kunci double agar kendaraan aman,” pungkas Kasat Reskrim.

Akibat perbuatannya, tersangka pencuri motor di Tolitoli, dikenai Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Dengan ancaman penjara paling lama tujuh tahun penjara.

Diketahui, pencurian dengan pemberatan diatur dalam pasal 363 KUHP berbunyi, diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun, pencurian ternak, pencurian pada waktu ada kebakaran, letusan, banjir gempa bumi, atau gempa laut, gunung meletus, kapal karam, kapal terdampar, kecelakaan kereta api, huru-hara, pemberontakan atau bahaya perang.

Pencurian di waktu malam dalam sebuah rumah atau pekarangan tertutup yang ada rumahnya, yang dilakukan orang yang ada di situ tidak diketahui atau tidak dikehendaki yang berhak.

Pencurian yang dilakukan dua orang atau lebih dengan bersekutu.

Pencurian yang untuk masuk ke tempat melakukan kejahatan, atau untuk sampai pada barang yang diambil, dilakukan dengan merusak, memotong atau memanjat, atau dengan memakai anak kunci palsu, perintah palsu atau pakaian jabatan palsu.

Jika pencurian yang diterangkan dalam butir tiga disertai dengan salah satu hal dalam butir empat dan lima, maka diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun.

Baca juga: Banjir di Tolitoli, 350 KK Mengungsi

Laporan: Rafiq

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest article