Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Krisis Tabung Oksigen: Parigi Moutong Minta Bantuan ke Pemprov Sulawesi Tengah

Krisis Tabung Oksigen: Parigi Moutong Minta Bantuan ke Pemprov Sulawesi Tengah
Foto: Illustrasi tabung oksigen.

Gemasulawesi– Pemda Parigi Moutong minta bantuan ke Pemprov Sulawesi Tengah, terkait krisis tabung oksigen di RSUD Anuntaloko Parigi untuk merawat pasien positif covid19.

“Iya, kami meminta bantuan ke Dinas Kesehatan Sulawesi Tengah. Dan secepatnya kami akan diajukan ke Pemprov,” ungkap Sekretaris daerah Parigi Moutong, Zulfinasran Ahmad, saat ditemui, Senin 9 Agustus 2021.

Sejak melonjaknya pasien menjalani perawatan di rumah sakit, kondisi krisis tabung oksigen tidak hanya berlaku di Parigi Moutong.

Baca juga: Rumah Sakit di Bandung Krisis Stok Pasokan Oksigen

“Tidak bisa di pungkiri kebutuhan tabung oksigen memang meningkat. Oleh karena itu pemerintah setempat sedang mengupayakan agar oksigen selalu tersedia di rumah sakit,” ujarnya.

Sebelumnya, RSUD Anuntaloko Parigi alami krisis tabung oksigen. Setiap hari membutuhkan sekitar 100 tabung untuk digunakan sebagai alat bantu pernafasan pasien.

Untuk mengatasi krisis tabung oksigen, RSUD Anuntaloko Parigi harus mendatangkan dari Palu, dibeli dari salah satu perusahaan gas.

“Oksigen di kirim dari Palu ke Parigi melalui jalur darat sehingga proses pengiriman butuh waktu hingga sampai ke tujuan,” kata dia.

Guna mengantisipasi menipisnya stok, maka Pemda Parigi Moutong membangun komunikasi dengan Pemprov.

Ini sebagai bentuk permintaan bantuan, karena Sulawesi Tengah mendapat sumbangan oksigen sebanyak 40 ton dari PT Indonesia Morowali Industri Park (IMIP), Jumat 6 Agustus 2021.

Diketahui, oksigen itu dikemas dalam ISO tank dan tabung untuk di salurkan keseluruh rumah sakit di Kota Palu. Dan sejumlah kabupaten dalam rangka membantu pemerintah dalam penanganan covid19.

“Semoga pengajuan bantuan ini dapat disahuti pemerintah Sulawesi Tengah, agar kebutuhan di rumah sakit dapat terpenuhi,” ujarnya.

Baca juga: IMIP Bantu 40 Ton Oksigen Medis ke Kota Palu

RSUD Anuntaloko Parigi butuh perbaikan alat produksi oksigen konsentrat

Sementara itu, Kepala RSUD Anuntaloko Parigi drg Revy Tilaar menjelaskan, di rumah sakit itu telah memiliki alat produksi oksigen konsentrat.

Namun, saat ini kondisinya sedang rusak. Sehingga, butuh perbaikan dengan estimasi anggaran diperkirakan mencapai Rp75 juta.

Dengan alat itu, dapat meminimalisir penggunaan oksigen dikemas dalam tabung, seperti digunakan pada umumnya.

“Jika nanti alat ini dapat berfungsi kembali, kami bisa memproduksi oksigen dan alat ini sudah ditempatkan di ruang ICU, dengan begitu dapat meminimalisir biaya pembelian oksigen tabung,” tutupnya.

Baca juga: Lagi, Lima Pasien Covid19 Meninggal Dunia di Parigi Moutong

Laporan: Novita Ramadhani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post