Jumat, Juni 25, 2021
Jangan Lupa Share

KPK Cek Kesiapan Parimo Tangani Pajak Walet

Must read

Jangan Lupa Share

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK cek langsung kesiapan Pemda Parimo, Sulawesi Tengah, untuk menjadi pilot project penanganan pajak walet.

Pilot project pengananan pajak walet ditunjuk langsung Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Perdagangan,” ungkap Kepala Badan Pendapatan Daerah, Masdin, di ruang kerjanya, Rabu 19 Mei 2021.

Wajar menjadi pilot project jika melihat dari sisi pendataan di seluruh Indonesia, Kabupaten Parimo paling akuratnya datanya.

Baca juga: Bapenda Parimo Jajaki Kerjasama Ekspor Sarang Burung Walet

Baca juga: Rumah Jabatan Ketua Dan Wakil Ketua DPRD Parimo Ludes Terbakar

Hingga tahun 2020, jumlah petani walet di Parimo berjumlah 1009 orang. Dari jumlah itu, rata-rata masih baru menggeluti usaha burung walet.

“Jumlah petani sering membayar pajak sarang burung walet, saat ini berjumlah 45 orang,” sebutnya.

Baca juga: Produksi 47 Ton, Sulawesi Tengah Potensi Bisnis Sarang Burung Walet

Baca juga: Tim INAFIS Olah TKP Rujab Wakil Rakyat Parigi Moutong

Pemda melibatkan Asosiasi Petani Walet Katulistiwa Indonesia dalam rangka fasilitasi pemasaran.

Ia berharap, pelibatan asosiasi hingga ke tahap penjualan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Parimo, melalui pembayaran pajak.

Baca juga: Ini Kritik Terkait Kebijakan Pajak Sarang Burung Walet Pemda Parimo

Baca juga: Polres Parimo: Korsleting Listrik Penyebab Kebakaran Rujab

“Saya harap para petani tidak lupa membayar pajak dengan usahanya itu,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Asosiasi Petani Walet Indonesia, Riswan Baco Ismail mengatakan, sangat mengapresiasi kedatangan KPK cek langsung pilot project penanganan pajak walet di Parimo.

Baca juga: Masuk Babak Final IBC, Lintang Project Banggakan Warga Parimo

Baca juga: Staf Disdukcapil Abaikan Tes Lanjutan, Tim Swab Ingatkan Tugas Pelayanan

“Kami bahkan mengajak mereka untuk melakukan investasi walet di Kabupaten Parimo,” ucapnya.

Ia menambahkan, pihaknya kedepan akan membentuk koperasi bagi petani walet di Kabupaten Parimo.

Baca juga: FKS Tawarkan Dua Sistem Pemasaran Sarang Burung Walet Parigi Moutong

Baca juga: Polisi Bekuk Pelaku Curanmor di Jalan Anoa, Kota Palu

Laporan: Roy Lasakka

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest article