Banner Disperindag 2021 (1365x260)

KPAI Beri Saran Soal Program Bantuan Anak Yatim Terdampak Covid19

KPAI Beri Saran Soal Program Bantuan Anak Yatim Terdampak Covid19
Foto: Illustrasi bantuan untuk anak yatim.

GemasulawesiKomisioner KPAI Rita Pranawati menyarankan, program bantuan untuk anak yatim piatu terdampak covid19 sebaiknya berupa jaminan kesehatan, pendidikan dan perencanaan pengasuhan.

“Sehingga kelanjutan nasib anak yatim itu ada kepastiannya,” ungkap Rita di Jakarta, Rabu 18 Agustus 2021.

Menurut data Kementerian Sosial hingga Agustus ini, ada sekitar 4 juta anak terdampak covid19 menjadi yatim piatu. Angka ini juga disebut masih terus bertambah seiring dengan penularan covid19 masih terjadi.

Baca juga: Parigi Moutong Data Anak Yatim Terdampak Pandemi Covid19

Menurut Rita, Kemensos semestinya bisa segera memberikan bantuan itu ketika sudah memiliki data itu. Bantuan diberikan pun tidak hanya berbentuk uang tunai atau bahan kebutuhan pokok.

Dia mengkritik Menteri Sosial Tri Rismaharini yang baru memberikan Bansos untuk anak yatim piatu terdampak covid19 pada 2022 mendatang.

Dia mengatakan, penyaluran bantuan untuk anak yatim piatu perlu dilakukan dengan cepat. Menurutnya, kehidupan anak yatim piatu sangat rentan, dan kehilangan orang tua bisa berdampak pada masa depannya.

“Ngeri sekali kalau 2022 baru disalurkan, bantuan untuk anak yatim piatu butuh percepatan. Jangan sampai kerentanan anak berdampak pada masa depannya, misal anak jadi pemulung atau mengalami kekerasan,” kata dia.

Baca juga: Pemerintah Beri Bantuan Perlindungan Anak Yatim Piatu Korban Covid19

Mensos masih kaji pemberian Bansos untuk anak terdampak covid19

Sebelumnya, Menteri Sosial Tri Rismaharini mengaku masih melakukan pengkajian skema pemberian Bansos untuk anak terdampak akibat covid19.

Kemensos masih memikirkan jenis bantuan apa untuk anak. Serta siapa yang akan bertanggung jawab atas bantuan itu.

Bantuan untuk anak yatim piatu menyasar anak usia balita hingga SMA yang kehilangan orang tua akibat covid19. Targetnya bantuan bisa disalurkan awal 2022.

Bahkan, Kemensos telah mengeluarkan panduan untuk pendataan anak yang ditinggal orang tua. Panduan itu tertuang dalam Protokol B2 dikeluarkan pada 30 April 2020 lalu.

Dalam protokol itu, data anak ditinggal orang tua bisa didapat dari Rumah Sakit (RS). Mekanismenya, selain mencatat kondisi orang tua, RS juga harus mencatat keadaan keluarga. Data itu lalu dikirim ke dinas sosial Pemda. (***)

Baca juga: KemenPPPA Diminta Terlibat Siapkan Bantuan Anak Korban Covid19

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post