fbpx

Pemerintah Kota Palu Kembali Gelar Operasi Yustisi

waktu baca 2 menit
Operasi Yustisi di Salah satu Kafe Yang Ada di Kota Palu (Foto/ist)

Berita kota palu, gemasulawesi- Pemerintah Kota Palu bersama TNI-POLRI kembali menggelar operasi yustisi, guna mencegah penyebaran wabah Covid-19.

Operasi yustisi kali ini menyasar pelaku usaha di Kota Palu seperti kafe, restoran, rumah makan dan tempat karaoke.

Kepala Satuan Polisi Pamung Praja (Satpol-PP) Kota Palu, Trisno Yunianto DP mengatakan, operasi yustisi tersebut terdapat beberapa kafe belum memenuhi protokol kesehatan.

“Sehingga kami berikan sanksi berupa teguran bagi semua pelaku usaha yang tidak memberlakukan protokol kesehatan,” jelasnya saat dikonfirmasi, Sabtu 3 Oktober 2020 malam.

Baca Juga: Tiga Jurus Rusdi Mastura Sejahterakan Warga Sulteng

Ditegaskannya para pelaku yang sebelumnya sudah di berikan sanksi berupa  teguran tertulis  dan kemudian melanggar lagi maka akan dilakukan penutupan sementara serta pencabutan izin usaha.

“Pelaku usaha maupun perorangan agar selalu mematuhi protokol kesehatan ditengah pandemi Covid-19 ini,” tuturnya.

Ia menargetkan operasi yustisi akan menyasar 10 tempat usaha, jika ditemukan pelanggaran protocol Kesehatan maka akan langsung dilakukan penindakan.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) kembali berlakukan buka tutup jalan mencegah penyebaran pandemi covid-19.

Apalagi kata dia, saat ini terjadi peningkatan cukup signifikan positif corona di wilayah kota Palu.

“Saya mengingatkan warga agar tetap menjalankan protokol kesehatan penanganan covid-19. Apalagi, saat ini angka terkonfimasi positif di Kota Palu meningkat drastis,” ungkap Wali Kota Palu Hidayat, di Palu, Jumat 25 September 2020.

Menurutnya, kebijakan pelonggaran protokol kesehatan dari Pemerintah Pusat memberi andil kenaikan angka covid-19.

Sehingga, kebijakan buka tutup jalan di pintu masuk Kota Palu sempat tidak diberlakukan lagi.

“Namun, Pemerintah Kota Palu kembali mengambil kebijakan menerapkan buka tutup jalan di pintu masuk. Dulu, pemberlakuan penutupan pintu masuk pukul 22.00 Wita. Saat ini mulai pukul 23.00 malam sampai pukul tujuh pagi,” urainya.

Ia meminta maaf kepada warga, apabila kebijakan buka tutup pintu masuk Kota Palu kembali diberlakukan demi menjaga kesehatan warga di wilayahnya.

Sehingga, dia menginginkan agar perihal buka tutup pintu masuk itu disampaikan kepada sanak keluarga yang notabene akan melakukan perjalanan ke Kota Palu. Sehingga, tidak tertahan di perbatasan.

Baca Juga: Meski Pandemi Corona, Sulteng Tetap Izinkan Objek Wisata Beroperasi

Laporan: Aldi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.