Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Korsleting Listrik, Kantor Distributor Seluler Terbakar di Makassar

Korsleting Listrik, Kantor Distributor Seluler Terbakar di Makassar
Foto: Ilustrasi kebakaran.

GemasulawesiDiduga dipicu korsleting listrik di pompa air dinyalakan terlalu lama, mengakibatkan kantor distributor seluler terbakar di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

“Panas berlebihan pada mesin air merembes ke bahan mudah terbakar di dalam,” ujar Danton 3 Damkar Makassar, Rayu, Senin 16 Agustus 2021 dini hari.

Peristiwa kantor distributor seluler terbakar di Jalan Sungai Pareman, Kelurahan Lajangiru, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar.

Baca juga: Polres Parimo: Korsleting Listrik Penyebab Kebakaran Rujab

Tim Damkar mengerahkan sembilan unit mobil menuju ke kantor distributor seluler terbakar di Kota Makassar, untuk memadamkan api, usai mendapatkan informasi.

Saat dilakukan proses pemadaman, petugas Damkar Makassar tidak mendapatkan masalah hingga kobaran api dapat dikendalikan.

Ketika dilakukan pemadaman api sempat membesar di bagian dalam kantor lantaran membakar sejumlah bahan-bahan mudah terbakar.

“Yang terbakar alumunium dan souvenir-souvenir iklan Indosat,” tuturnya.

Baca juga: Polres Parigi Moutong Akan Dalami Penyebab Kebakaran Rujab

Kantor distributor seluler itu berbentuk Ruko

Diketahui, kantor distributor seluler terbakar di Kota Makassar itu berbentuk rumah toko (ruko). Saat peristiwa ini terjadi, kantor dalam kondisi kosong dan hanya pemilik rumah yang berada di area kebakaran. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

“Gedung sementara kosong, namun pemilik rumah ada di dalam. Jadi lokasi kebakaran ini rumah sekalian dijadikan kantor,” jelasnya.

Sebelumnya, lebih dari 50 lapak pemulung di dekat Pasar Kambing, Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, juga ludes terbakar pada Minggu 15 Agustus 2021 dini hari.

Herbert mengatakan, dari peristiwa itu diketahui tiga orang meninggal dua. Pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 03.19 WIB.

“Dugaan penyebab korsleting listrik,” ujar Herbert.

Herbert mengatakan, pihaknya mengerahkan 19 unit mobil pompa dan 95 personel untuk memadamkan api. Ia menyebutkan, api berhasil dilokalisasi sekitar pukul 04.52 WIB.

“Saat ini situasi sudah dilokalisir,” ujar Herbert.

Salah satu pemilik lapak bernama Dawi (49) mengatakan, awalnya mengetahui adanya kebakaran sekitar pukul 02.30 WIB.

Saat itu, ia sedang tertidur pulas.

“Saya lagi tidur lalu badan terasa panas. Waktu keluar lapak, api sudah kelihatan besar,” tutupnya. (***)

Baca juga: Distributor Parimo Pasarkan 200 Ton Beras Via Tol Laut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post