Korban Tewas Penikaman di Desa Sienjo Parimo Bertambah

waktu baca 2 menit
Korban Tewas Penikaman di Desa Sienjo Parimo Bertambah. Mayat Korban Pembunuhan dijemput keluarga, Sabtu, 18 Juli 2020.

Berita Parigi Moutong, gemasulawesi- Korban tewas akibat penikaman di Desa Sienjo Parimo bertambah. Berdasarkan informasi dokter RS Anuntaloko pukul 23.49 WITA, kakak korban pembunuhan berinisial an berusia 11 tahun bernama Rara menyusul adiknya yang telah lebih dahulu meninggal ditempat saat penikaman terjadi.

Sementara ibu korban penikaman di Desa Sienjo Parimo bernama Nisma sudah dalam kondisi sadarkan diri, hanya belum bisa memberikan keterangan karena kondisi psikologisnya terguncang.

Pelaku pembunuhan yang telah teridentifikasi hingga saat ini masih dalam buruan pihak kepolisian.

Motif Utang Piutang diduga menjadi motif dibalik kejadian yang menewaskan seorang Warga Desa Sienjo berusia 11 tahun.

Baca Juga: 5 Miliar Rupiah, Kerugian Materil Banjir Parigi Moutong

Sebelumnya diberitakan media ini, kedua korban penikaman tiba di RS Anuntaloko langsung mendapatkan penanganan medis. Kondisi korban bernama Nisma, telah sadarkan diri dan sempat memberikan sejumlah keterangan pada pihak kepolisian. Sementara korban bernama rara dalam kondisi kritis membutuhkan transfusi darah.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun gemasulawesi.com di RS Anuntaloko. Sesaat sebelum ibu Korban, Nisma mendapatkan perawatan sempat menyebutkan jika pelaku penikaman dan pembunuhan anaknya adalah orang yang dikenalnya.

“Pelakunya diduga tetangga korban, itu berdasarkan keterangan dari Ibu Nisma sesaat sebelum masuk kedalam ruang perawatan,” terang sumber resmi gemasulawesi.com yang tidak ingin namanya dikorankan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.