Korban Banjir Bandang Torue Alami Gejala ISPA dan Penyakit Kulit

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Kadinkes Parigi Moutong, Ellen Ludya Nelwan. (Ist)

Berita parigi moutong, gemasulawesi – Pengungsi korban banjir bandang di Kabupaten Parigi moutong Kecamatan Torue mulai mengalami gejala Infeksi saluran Pernafasan Akut (ISPA) dan penyakit kulit.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas kesehatan Kabupaten Parigi moutong, Ellen Ludya Nelwan di lokasi banjir bandang Kecamatan Torue Senin 1 Agustus 2022.

“Faktor lingkungan menjadi salah satu penyebab rentannya korban banjir bandang di Torue terkena ISPA dan penyakit kulit di pengungsian. Suasana lembab dan dingin bisa mempengaruhi kesehatan mereka,” tuturnya.

Lanjut Ellen, pihaknya banyak menerima keluhan batuk, flu dan gatal-gatal saat melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap warga korban banjir bandang.

Ia mengatakan, dari 261 orang yang melakukan pemeriksaan kesehatan umumnya keluhan didominasi oleh keluhan sesak nafas, batuk dan penyakit kulit.

“Kurangnya pasokan air bersih ditempat pengungsian memberikan dampak penyakit kulit, sementara debu dan sisa material lumpur yang belum dibersihkan berpotensi menyebabkan ISPA,” terangnya.

Baca: Banjir Bandang Rusak 103 Hektar Tambak di Parigi Moutong

Mengantisipasi ISPA kata dia, warga sebaiknya menggunakan masker selama berada di kamp pengungsian, agar tidak terpapar debu atau material lumpur kering yang tertiup angin.

Mengenai ketersediaan obat-obatan menurut Ellen, sudah memadai. Apalagi kata dia, pihak Dinas kesehatan Provinsi Sulawesi tengah juga menyuplai bantuan obat-obatan sehingga kebutuhan farmasi untuk warga korban bajir bandang tercukupi.

Baca: Pemda Parigi Moutong Gelar Rapat Tanggap Darurat Banjir

“Saya menghimbau kepada warga yang merasakan gejala tidak enak badan atau gejala lainnya terkait kesehatan untuk segera memeriksakan diri pada posko-posko kesehatan yang telah tersedia. Jangan menunggu nanti parah baru memeriksakan diri,” imbaunya.

Dinkes kata dia, ada 125 tenaga medis, termasuk dokter, perawat, bidan dan apoteker, termasuk tenaga pendukung lainnya. (dn)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Baca: Banjir Bandang Parigi Moutong, Tiga Meninggal dan Empat Hilang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.