Kontrol Bocornya PAD, Bapenda Mamuju Terapkan MPS

1
251

Mamuju, gemasulawesi.com Kontrol bocornya Pendapatan Asli Daerah (PAD), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, menerapkan MPS.

Hal tersebut diungkapkan, Kabid Perencanaan, Pengembangan dan Pendapatan Daerah, A Tasyrief Akbar, di ruang kerjanya, Rabu, 07 Agustus 2019. Ia mengatakan, pihaknya menerapkan alat penunjang online sistem pelaporan pajak restoran dan rumah makan.

“Alat penunjangnya bernama Mesin Point of Sale (MPS), resmi dilaunching 11 Juli 2019,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, tujuan alat kontrol kasir online, untuk meminimalisir kebocoran sekaligus meningkatkan PAD sektor pajak restoran.

Selama ini, pihak Bapenda tidak mengetahui secara pasti berapa jumlah pajak dipungut dari pelanggan oleh pihak restoran.

“Dengan adanya alat kontrol kasir, pihak restoran tidak lagi bisa memanipulasi pemasukannya,” tegasnya.

Tahap awal kata dia, telah dipasang 30 buah alat penunjang online sistem pelaporan pajak pada restoran dan warung makan di Mamuju.

Rencananya, sebanyak 200 alat control akan terpasang pada semua restoran dan rumah makan yang tersebar Kabupaten Mamuju.

Penerapan alat kontrol kasir tersebut juga untuk meminimalisir terjadinya kebocoran pajak.

“Alat control ini juga dalam pengawasan KPK. Selain itu pihak Bank Sulselbar turut berpartisipasi didalamnya,” terangnya.

Untuk restoran dan rumah makan, dikenai pajak 10 persen. Pihaknya mengawasi langsung setoran pajak restoran atau rumah makan terdaftar wajib pajak.

Ditambahkannya, target PAD tahun ini sebesar Rp 8,8 Miliar. Hingga Bulan Juli 2019, PAD sudah mencapai 50 persen dari target awal.

“Semoga kedepannya, restoran bisa lebih terbuka terhadap konsumen atau pelanggan. Keberadaan alat itu juga diharapkan bisa mengantisipasi bocornya PAD,” tutupnya.

Laporan: Aqil Azizi

1 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan