Komisaris TMJ Ungkap Transfer Dana Kepada Tim Sukses Samsurizal

Komisaris TMJ Ungkap Transfer Dana Kepada Tim Sukses Bupati Parigi Moutong Samsurizal
Sidang Hantje Versus Bupati Parigi Moutong- Empat Saksi dari penggugat Hantje Yohanis yaitu Rosna, Lukman, Yustina dan Jane Yuliana Fransisca menghadiri lanjutan sidang Hantje versus Bupati Parigi Moutong, Samsurizal Tombolotutu, di PN Parigi Moutong, Senin, 9 Desember 2019. GemasulawesiFoto/MuhammadRafii

KuTu, gemasulawesi.com- Komisaris Tunggal Maju Jaya atau TMJ ungkap transfer dana kepada Tim Sukses Bupati Parigi Moutong, Samsurizal dalam sidang gugatan perkara nomor 28/Pdt.G/2019/PN Prg di PN Parigi, berlanjut dengan agenda mendengarkan penjelasan para saksi dari penggugat pengusaha Hantje Yohanis.

Empat saksi yang dihadirkan kuasa hukum penggugat Hantje Yohanis dalam sidang dianggap mampu menjawab bantahan tergugat dari gugatan yang diajukan. Hakim PN Parigi pun bisa menerima para saksi dengan alasan tidak memiliki hubungan keluarga dengan penggugat.

Kuasa hukum Hantje Yohanis dalam persidangan mengungkapkan, keempat orang itu menjadi saksi langsung terkait kebenaran gugatan kepada Bupati Parigi Moutong, Samsurizal Tombolotutu.

Komisaris TMJ Jane Yuliana Fransisca menjadi salah satu saksi yang dihadirkan kuasa hukum penggugat Hantje Yohanis di PN Parigi Kabupaten Parigi moutong. Nama Jane menjadi sorotan utama dalam sidang dibanding dengan saksi lainnya.

Apa yang membuat Jane menjadi sorotan? Walaupun dalam persidangan Jane menjadi orang terakhir yang dicecar pertanyaan dari Hakim. Ternyata, Jane adalah orang yang mentransfer langsung sejumlah dana kepada Tim Sukses Samsurizal yang turut menjadi tergugat.

Hal itu terbukti dari dokumen transfer yang dilampirkan kuasa hukum Hantje Yohanis kepada Hakim. Bukti transfer yang diajukan merupakan bagian dari 26 jumlah bukti yang diajukan kepada Hakim pada 2 Desember 2019.

Fantastis, itulah kata yang bisa mewakili fakta yang terungkap dari bukti transfer yang dibacakan Hakim PN Parigi. Bila dijumlah keseluruhannya 4,9 Miliar Rupiah. Uang Miliaran Rupiah itu terpecah ke dalam beberapa kali transfer.

Diantaranya, Jane mengakui pernah mentransfer dana kepada Yanto senilai Rp 650 Juta, Chrisan Rp 800 Juta, Nico Rantung Rp 500 Juta dan sejumlah nama lainnya.

Dari penuturan Jane, aktivitas transfer dilaksanakan setelah ada pertemuan Bupati Parigi Moutong Samsurizal Tombolotutu dengan Hantje Yohanis. Terungkap beberapa dokumen kuitansi transfer, diantaranya ditandatangani Nico Rantung dan Hantje Yohanis.

Uniknya, dalam persidangan terungkap Jane pernah mendengar Nico Rantung menyebut transferan uang untuk kebutuhan pinjaman uang Bos 01 kode Samsurizal. Apa yang didengar Jane diperkuat dengan pernyataan sebelumnya dari Hantje.

Hanje pernah mengatakan akan ada kebutuhan dana untuk Bupati dari Parigi Moutong. Namun, Jane akui dalam persidangan tidak ada unsur profit oriented dari sejumlah aktivitas transfer itu.

Kode 01 dari perkataan Nico Rantung serupa dengan bukti screen shot percakapan antara Yanto dengan Hantje yang menyamarkan Bupati Parigi Moutong, Samsurizal Tombolotutu dengan kode “Babe”.

Dalam replik juga disebutkan perjanjian lisan antara penggugat Hantje Yohanis dan tergugat Bupati Parigi Moutong, Samsurizal Tombolotutu, disetujui adanya pinjaman dana untuk keikutsertaan tergugat dalam Pilkada Parimo.

Perjanjian lisan diwujudkan dengan cara penggugat menyediakan uang dan tergugat mendapatkan kemudahan untuk meminjamnya baik dilakukan secara langsung ataupun melalui perantara turut tergugat, sepanjang pemenuhan kebutuhan Pilkada Parimo 2018-2023.

Sementara, pihak kuasa hukum Samsurizal Tombolotutu, Ariestal menyatakan transferan sejumlah dana dari Hantje Yohanis kepada beberapa orang itu yang juga menjadi turut tergugat hanya bersifat sumbangan belaka.

Baca juga: “Kode Babe Untuk Samsurizal” Dalam Pusaran Hutang Pengusaha Hantje Yohanis

Laporan: Muhammad Rafii

Iklan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here