KLHS, Salah Satu Acuan Pengambilan Keputusan Pembangunan Daerah

0
57
SHARE

Laporan : aqil azizi

Parimo, gemasulawesi.com- Degradasi LH bersifat kausalitas, lintas wilayah dan antar sektor memerlukan instrumen pengelolaan LH sekuensial Nasional ke Daerah, lintas wilayah, antar sektor dan antar lembaga, di dalam KLHS adalah instrumen pengelolaan LH yang diimplementasikan pada proses pengambilan keputusan pembangunan membuat pentingnya Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS).

Demikian penjelasan Ketua KLHS Muh. Nur Sangadji, pada Uji Publik ke dua KLHS Kabupaten Parimo dalam uji publik kedua penyusunan KLHS, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023, yang di laksanakan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Parimo, digedung Aula lantai dua Kantor Bupati. Kamis, 13/12/2018.

Menurutnya, didalam tujuan KLHS tentang mengintegrasikan pertimbangan lingkungan hidup dan keberlanjutannya, penyusunan Kebijakan Rencana Program (KRP), membantu mengarahkan dan memperkuat proses pengambilan keputusan atas KRP, dalam pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan hidup adalah upaya sadar dan terencana.

“Beberapa prinsip dasar KLHS diantaranya keterkaitan kebijakan pusat dan daerah, keterkaitan sektor, keterkaitan kelembagaan, sebab-akibat dampak,” ujar nya.

Kata ia, ada tiga poin prinsip dasar KLHS yaitu keterkaitan holistik, keseimbangan dan keadilan yang menjelaskan keterkaitan kebijakan pusat dan daerah, keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan konservasi kehati, distribusi akses dan kontrol terhadap sumber daya alam dan lingkungan yang lebih baik dan ekonomi yang lebih merata.

Ia menambahkan, peran KLHS sebagai pengaruh kebijakan rencana dan program sebagaimana dimaksud dalam pasal 8 ayat (1) huruf d UU No. 32/2009, KLHS memuat aspek kajian, serta sebagai upaya kapasitas daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup untuk pembangunan.


SHARE

Tinggalkan Balasan