Ketua KPU Parimo Disebut Meminta Uang Ke Caleg Hanura

2
1158
Ketua KPU Parimo Disebut Meminta Uang Ke Caleg Hanura
Ilustrasi Uang

Amrullah Sebut Ketua KPU Parimo Minta Uang Ke Jakarta

Parimo, gemasulawesi.com– Caleg Provinsi Dapil II Sulawesi tengah asal Partai Hanura H Amrullah Almahdali sebut Ketua KPU Parimo Abd Chair meminta sejumlah uang ke Caleg Hanura.

Permintaan sejumlah uang oleh Abd Chair kata Amrullah Almahdali ditujukan kepada salah seorang caleg Hanura bernama Sandra.

Karena merasa curiga Sandra menyampaikan permintaan sejumlah keuangan tersebut kepada Amrullah Almahdali.

Amrullah Almahdali mengatakan, sangat penting untuk mengungkapkan perilaku dari Ketua KPU Parimo yang meminta uang pada kader Hanura.

“Itu disampaikan ke karena mengingat, hubungan kedekatan saya dengan saudara Chair. Permintaan uang itu sudah terkonfirmasi langsung ke ibu Sandra, katanya untuk digunakan ke Jakarta,” ungkapnya.

Dalam pertemuannya dengan Sandra, ia menyampaikan untuk tidak memenuhi permintaan itu, nanti akan langsung ditemuinya.

Ia merasa aneh, apa kepentingan dari Ketua KPU Parimo Abdul Chair meminta uang kepada Sandra salah seorang caleg Hanura asal Dapil V Parigi moutong?

Sementara kata dia Edy tangkas juga Caleg Asal Partai Hanura adalah pemilik suara terbanyak diwilayah itu.

“Itulah kenapa saya ingin temui dia, banyak hal yang mau saya konfirmasi, termasuk persoalan tidak pernah dibalas SMS dan mengangkat telpon dari saya,” ketusnya.

Lanjut dia, saat pembicaraan itu tiba tiba dirinya diinfokan oleh rekannya bernama Dayat mengatakan Abd Chair ada dikediamannya.

Mendengar informasi itu dirinya langsung menyuruh salah seorang rekan lainnya untuk mengecek kebenaran Ketua KPU Parimo sudah berada dikediamannya.

“Ternyata benar dia ada di rumahnya, sementara mobil dinasnya disembunyikan di Kantor Camat Torue. Tentu dimaksudkan untuk mengelabui,” terangnya.

Setelah mendapatkan kepastian itu, maka dirinya langsung menuju kediaman Ketua KPU Parimo Abd Chair kurang lebih pukul 12 malam WITA.

Amrullah Bantah Lakukan Pemukulan

Saat tiba dikediaman Abd Chair dia melihat semua lampu rumah telah dimatikan, tetapi kondisi lampu kamar malam itu terlihat hidup.

“Saya ketuk pintunya, lalu istrinya keluar mengatakan suaminya sudah tiga hari tidak ada ditempat,” tuturnya.
Namun ia tetap bersikukuh dan meminta untuk bertemu karena ada hal yang perlu disampaikan dan tidak bisa diwakilkan.
Saat sedang bercerita dengan istri Abd Chair ia mengaku melihat ada bayangan hitam melintas sekelebatan kearah belakang rumah.

“Karena semua lampu mati saya nyalakan HP dan mengikuti arah bayangan. Lalu saya temui Chair berada dalam gudang dalam rumahnya, sedang bersembunyi dibalik kasur,” ungkapnya.

Ia menuturkan, saat dirinya meminta istri Ketua KPU Parimo menyalakan lampu, yang bersangkutan langsung berteriak histeris dan lari ke rumah keluarganya yang berada tidak jauh dari kediamannya.

“Kebetulan keluarganya itu pernah menjadi timses saya pada perhelatan Pilbup beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Terkait persoalan pemukulan Abd Chair, ia mengaku tidak tahu menahu, yang diketahuinya Dayat dipukul oleh mantan iparnya.

Ia menjelaskan, dirinya sendiri yang hanya mengikuti sambil berjalan bisa terjatuh apalagi Abd Chair yang sambil berlari.

“Saya tidak lihat pemukulan. Kepentingan saya mendatangi Abd Chair adalah kapasitasnya sebagai Ketua KPU Parimo. Kebetulan saya sedang ada gugatan,” tutupnya.

Baca Juga: Terduga Pelaku Pemukulan Diamankan Polisi

Laporan: Muhammad Aqil Azizi/Muhammad Irfan

2 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan