Rabu, April 21, 2021

Kesbangpol Perketat Bantuan Hibah Lembaga Parigi Moutong

Must read

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Badan kesatuan bangsa dan politik (Kesbangpol) memperketat pemberian bantuan hibah lembaga Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

“Salah satu pasal dalam Permendagri nomor 123 tahun 2018 terkait tata cara penyaluran dana hibah menyebut dana hibah diperuntukkan bagi kegiatan organisasi yang menunjang atau mendukung program Pemda pemberi hibah,” ungkap Kaban Kesbangpol Parigi Moutong, Muhammad Sakti A Lasimpala, di Parigi Moutong, Selasa 6 April 2021.

Diketahui, dalam pasal 6 ayat 5 Permendagri itu disebutkan, Hibah kepada badan dan lembaga sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat 1 huruf d diberikan kepada badan dan lembaga yang bersifat nirlaba, sukarela dan sosial yang dibentuk berdasarkan peraturan perundang-undangan.

Selanjutnya, badan dan lembaga nirlaba, sukarela dan sosial yang telah memiliki surat keterangan terdaftar yang diterbitkan Menteri, gubernur atau bupati/wali kota.

Baca juga: Kesbangpol Fasilitasi Bantuan Usaha untuk Eks Napiter

Berikutnya, badan dan lembaga nirlaba, sukarela bersifat sosial kemasyarakatan berupa kelompok masyarakat/kesatuan masyarakat hukum adat sepanjang masih hidup dan sesuai dengan perkembangan masyarakat. Dan keberadaannya diakui pemerintah pusat dan/atau Pemerintah daerah. Melalui pengesahan atau penetapan dari pimpinan instansi vertikal atau kepala satuan kerja perangkat daerah terkait sesuai dengan kewenangannya; dan

Terakhir, koperasi yang didirikan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan dan memenuhi kriteria yang ditetapkan pemerintah daerah sesuai dengan kewenangannya.

“Sebagai pembina lembaga kemasyarakatan, pembina politik dan Ormas di daerah. kami perlu melakukan pengawasan serta pendampingan,” tuturnya.

Ia menyebut, fungsi Kesbangpol kembali dilakukan. Sehingga, penerima hibah lembaga Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mempresentasikan kegiatan berbasis dana bantuan.

Beberapa penerima hibah lembaga Parigi Moutong seperti Baznas, FKUB, BKPRMI serta PWRI yang mendapatkan bantuan pemerintah tahun 2021.

Penggunaan bantuan hibah lembaga Parigi Moutong tidak hanya digunakan untuk kegiatan seremoni saja. Namun, harus bermanfaat bagi program-program pendukung contohnya penanganan covid 19, bencana alam, kerja sosial dan lain sebagainya.

Ia menambahkan, Kesbangpol Parigi Moutong akajn memverifikasi seluruh program dari penerima hibah lembaga Parigi Moutong.

“Dua lembaga telah menyampaikan programnya. Masih ada dua lembaga lagi yang ditargetkan. Kamis semua kegiatan akan selesai,” tutupnya.

Baca juga: Darurat Corona Akan Berakhir, Kota Palu Tetap Perketat Perbatasan

Laporan: Muhammad Rafii

- Advertisement -spot_img

More articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
- Advertisement -