Keracunan Asap Genset, Dua Wanita di Bondowoso Meninggal

waktu baca 2 menit
Foto: Illustrasi kasus wanita keracunan asap genset di Bondowoso.

Berita nasional, gemasulawesi– Dua orang staf sebuah kantor usaha keuangan di Bondowoso ditemukan meninggal dunia didalam kantor, karena diduga keracunan asap genset dinyalakan sejak semalam.

“Mereka merupakan staf sebuah kantor usaha keuangan di Bondowoso. Sebagai langkah awal, kami tetap akan selidiki lebih lanjut,” ungkap Kasat Reskrim Polres Bondowoso AKP Agung Ari Bowo saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa 6 Juli 2021.

Kedua korban keracunan asap genset merupakan perempuan, diketahui bernama Yakni Sinta Wardani (19) warga Desa Gubrih dan Wardatul Jannah (19) warga Desa Sumber Malang. Kedua desa itu di Kecamatan Wringin, Bondowoso.

Dari keterangan sejumlah saksi mata dilokasi kejadian, penyebab kematian korban keracunan asap genset. Diduga karena menghirup gas karbon monoksida berasal dari genset dinyalakan di kantor itu sejak malam.

“Kedua jenazah korban kami evakuasi ke instalasi rawat jenazah Rumah Sakit dr Koesnadi Bondowoso. Untuk visum maupun autopsi luar. Apapun hasilnya nanti,” terangnya.

Informasi dari sejumlah saksi di lokasi kejadian, kedua korban keracunan asap genset ditemukan dalam kondisi sudah meninggal pagi tadi di PNM Mekar Wringin. Sebelumnya keluarga korban dan warga sekitar mendobrak kantor yang terletak di Jalan Raya Wringin itu.

Upaya mencari tahu kondisi kedua korban dengan cara mendobrak kantor terpaksa dilakukan. Karena sejak pagi, korban dikontak berkali-kali, HP-nya aktif tapi tidak mengangkat telepon.

Kedua perempuan itu ditemukan dalam posisi terbaring di sebuah ruangan, dengan posisi berdampingan.

Proses evakuasi korban dilakukan dengan protokol kesehatan. Sebab, salah satu korban positif usai menjalani swab antigen setelah ditemukan meninggal.

“Iya, benar. Hasil tes antigen tadi salah satu korban memang reaktif. Makanya, proses olah TKP dan evakuasinya tadi dilakukan dengan protokol kesehatan ketat,” tuturnya.

Baca juga: Parigi Moutong

Diketahui, pada 2019 kemarin kasus sama juga terjadi pada satu keluarga yang ditemukan tewas diduga akibat keracunan asap genset.

Satu keluarga meninggal di sebuah kontrakan di Pulo Gadung, Jakarta Timur ini terdiri dari ayah, ibu dan dua orang anak.

Baca juga: Rumah Sakit di Bandung Krisis Stok Pasokan Oksigen

Ahli paru, dr Erlang Samoedro, SpP, menjelaskan bahwa gas CO yang terdapat dalam asap genset akan berikatan kuat dengan hemoglobin, 25 kali lebih kuat daripada oksigen. Hasilnya oksigen bergeser tidak bisa berikatan dengan hemoglobin.

Baca juga: 24 Ribu Jiwa Sudah Disuntik Vaksin Covid 19 di Parigi Moutong

Hipoksia merupakan kondisi kurangnya oksigen dalam tubuh sehingga tubuh tidak dapat menjalankan fungsi normalnya.

Ia menambahkan, sehingga ketika menghirup asap genset dapat menyebabkan keracunan hingga meninggal. (***)

Baca juga: Gubernur Sulawesi Tengah Instruksikan PTM Terbatas Ditunda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.