Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Kepala Staf Presiden Moeldoko Segera Laporkan ICW ke Kepolisian

Kepala Staf Presiden Moeldoko Segera Laporkan ICW ke Kepolisian
Foto: Kepala Staf Presiden, Moeldoko.

Gemasulawesi– Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) TNI Moeldoko segera laporkan ICW ke kepolisian. Karena lembaga swadaya masyarakat itu tidak mau meminta maaf dan membuktikan berkait tudingan tentang “promosi” obat Covid19 Ivermectin dan ekspor beras.

“Saya akan melanjutkan melaporkan kasus ini kepada kepolisian,” ujar Moeldoko kepada wartawan, Selasa 31 Agustus 2021.

Tudingan ICW itu, kata Moeldoko, sangat serius dan dia wajib meresponnya.

Baca juga: Vonis Penjara Juliari Batubara 12 Tahun, ICW: Patutnya Seumur Hidup

Moeldoko melalui kuasa hukumnya sudah tiga kali memberi kesempatan kepada ICW agar mengklarifikasi dan meminta maaf. Namun, ICW tidak punya itikad baik dengan meminta maaf kepadanya.

Cara-cara ICW membuat tudingan kepadanya adalah sangat gegabah yang sama halnya membunuh karakter seseorang. Padahal, katanya, tudingan itu belum tentu kebenarannya.

Baca juga: ICW Nilai Jokowi Tidak Lagi Komitmen Pemberantasan Korupsi

Moeldoko sempat layangkan somasi terakhir

Moeldoko sempat layangkan somasi terakhir melalui kuasa hukumnya, Otto Hasibuan, sebelum laporkan ICW ke polisi.

Kuasa hukum menyebut dalam surat somasi itu meminta peneliti ICW meminta maaf dan mencabut pernyataannya dalam rentang waktu 5×24 jam atau lima hari. Karena diduga mencemarkan nama baik.

Baca juga: ICW Nilai Janggal Penanganan Kasus Korupsi Bansos di KPK

Otto mempertanyakan kepada ICW terkait sumber data dan klaim hasil penelitian terkait polemik promosi Ivermectin.

Menurutnya, jika berdasarkan penelitian harus ada metodologinya dan ada pihak yang diwawancarai.

Baca juga: Tabung Oksigen Langka, Ratusan Ormas Somasi Jokowi

Baca juga: KPK Kawal Bansos Selama PPKM Darurat

Namun, tidak ada pihak yang diwawancarai. Karena itu, Otto menilai ICW hanya membuat analisis berdasarkan sumber dari media.

Ia mengaku mendapatkan bukti-bukti ICW berniat melakukan pencemaran nama baik.

Baca juga: Mural 404 Not Found, Moeldoko: Sampaikan Kritik dengan Beradab

“ICW sempat mengatakan terdapat misinformasi dalam polemik promosi Ivermectin,” sebutnya.

Namun, Otto menilai ICW telah mengakui adanya kesalahan tetapi tidak justru meminta maaf. (****)

Baca juga: ICW Desak Firli Bahuri Mundur dari Jabatan Ketua KPK

Baca juga: Bupati Probolinggo dan Suaminya Bersama 8 ASN Kena OTT KPK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post