fbpx

Kenneth William Ditangkap Kepolisian Atas Dugaan Melecehkan Masjid

waktu baca 2 menit

Hukum, gemasulawesi – Kenneth William atau yang biasa disebut dengan Kenwilboy ditangkap Kepolisian Daerah Jawa Barat atas dugaan melecehkan masjid. Tak sedikit juga dari para netizen mengomentari dan mengecam karena konten tiktoknya yang membuat candaan dari berita hilangnya putra sulung Ridwan Kamil yang terseret air sungai di Swiss.    

Kenneth Wiliam atau Kenwilboy dia merupakan orang yang sebelumnya juga pernah viral karena kasus dugaan pelecehan masjid dan juga investasi bodong binary options.

Pada Oktober 2020, Kenneth William merupakan pemilik akun Tiktok @kenwilboy dikabarkan ditangkap oleh Kepolisian Daerah Jawa Barat atas dugaan melecehkan masjid di sekitar Jalan Pejagalan, Astana Anyar, Kota Bandung, Jawa Barat.    

Mengutip dari salah satu media, Kapolres Bandung saat itu Kompol Ulung Sampurna Jaya menjelaskan, langkah Kenwilboy dilakukan dengan merekam situasi di depan masjid dengan voice dubbing untuk menghasilkan suasana yang diinginkan.    

Baca: Wow, 10 Tempat Wisata Pandeglang yang Harus Kamu Kunjungi!

“Jadi Kenneth Wiliam atau Kenwilboy ini menimbulkan masjid itu dengan nada ramai-ramai musik atau lagu,” ucap Kapolres Bandung Kompol Ulung.

Kemudian diketahui bahwa dia telah membuat konten yang melecehkan masjid hanya untuk bersenang-senang.

Ia mengaku karena khilaf. dia mengaku sama sekali tidak bermaksud ingin melecehkan cuman karena hanya iseng saja.

“Saya sangat mengerti bahwa saya bersalah dan telah menyinggung banyak orang. Meski dari awal saya punya mimpi, suatu saat saya ingin terkenal bukan dengan cara ini, tapi dengan cara yang membanggakan bangsa,” jelasnya.

Akibat perbuatannya saat itu, Kenwilboy terjerat UU ITE Nomor 19 Tahun 2016 dengan ancaman 6 tahun penjara.

Selain kasus pelecehan masjid, ternyata dia juga pernah terlibat dalam kasus penipuan afiliasi binary options. Hal ini berdasarkan pengakuan korban di media sosial dan Kenwilboy juga merupakan afiliasi binary options yang masuk dalam daftar buronan Bareskrim Polri.

Saat itu, pihak kepolisian telah mendapat informasi lengkap bahwa mereka telah menyelidiki Kenneth Wiliam dalam kasus investasi Bodong. Nama-nama lain yang sedang diselidiki polisi selain Indra Kenz yang sudah menjadi tersangka adalah Vincent Raditya, Erwin Laisuman, Kenneth Wilian, dan Doni Willian.

Namun sejauh ini dia belum ditangkap atau dicurigai, dan malam itu dia membuka kasus baru dengan bercanda tentang hilangnya putra Ridwan Kamil di Sungai Aere di Swiss. (*)

Baca: Diduga Edarkan Sabu, Empat Warga Tatanga Diamankan Kepolisian Palu

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.