Kenali Microsleep Saat Berkendara, Tanda dan Bahaya

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Ilustrasi

Kupas Tuntas, gemasulawesi – Saat mudik, bukan hanya kendaraan saja yang harus diperhatikan, kondisi pengemudi dan penumpang juga harus tetap fit dan terjaga. Terutama bagi para traveller yang mengendarai kendaraan sendiri, sebaiknya waspadai microsleep saat berkendara.

Microsleep adalah tidur singkat sekitar 30 detik. Karena durasinya yang singkat, orang tidak menyadari bahwa mereka berada dalam kondisi microsleep. Tentunya keadaan seperti ini sangat berbahaya bagi pengemudi.

Baca: Harga Sawit Anjlok, Pabrik Kelapa Sawit Dianggap Tidak Taat Aturan

Bagaimana Mengenali Tanda-tanda Microsleep

Saat mengemudi, perhatikan bagaimana tubuh Anda bereaksi. Pernahkah Anda melakukan kesalahan kecil seperti menyalakan lampu sein yang salah atau kesulitan menjaga mobil tetap pada jalurnya? Adapun kondisi fisik, perhatikan juga apakah kepala dan kelopak mata terasa berat? Atau bahkan sering menguap dengan durasi yang cukup lama dan kepala mengangguk tanpa sadar. Jika sudah begini, kekuatan refleks berkurang secara signifikan, dan koordinasi antar bagian tubuh juga melemah.Anda begitu meragukan dan sulit memprediksi potensi masalah yang sedang terjadi di depan mata Anda.

Tingkatkan kewaspadaan saat memasuki jam kritis atau saat berkendara hampir 3 jam. Apalagi jika Anda sering dilanda kemacetan yang menguras stamina Anda. Segera hentikan mengemudi, minta teman/keluarga untuk menggantikan Anda dan istirahat.

Baca: Ini Waktu Terbaik Berolahraga saat Berpuasa

Apa yang terjadi jika Anda merasa sangat lelah dan tidak ada pengemudi pengganti?Cara terbaik  adalah berhenti dan beristirahat. Interval sekitar 30 menit sudah cukup selama Anda tidur nyenyak. Tempat istirahat mungkin menjadi pilihan lokasi terbaik saat berkendara di jalan tol.

Untuk jalan raya, ada beberapa pilihan. Seperti SPBU, restoran, kantor polisi, toko serba ada atau masjid.Masalahnya adalah ketika kembali ke rumah seperti hari ini, lokasi di atas biasanya cukup padat dengan pengunjung. (*)

Baca: Idul Fitri 2022 Jatuh Tanggal Berapa? Ini Keterangan Kemenag

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.