Kementrian PUPR Pengelola Aset Terbesar Indonesia

Kementrian PUPR Pengelola Aset Barang Milik Negara Terbesar Indonesia
Foto: Gedung Kemen PUPR.
Jangan Lupa Share

Berita nasional, gemasulawesi– Dalam catatan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, Kementrian PUPR dipimpin Basuki Hadimuljono merupakan kementerian dengan pengelolaan aset Barang Milik Negara (BMN) terbesar.

“Aset paling kaya itu pasti untuk sekarang ini PUPR,” kata Direktur Barang Milik Negara (BMN) DJKN Kemenkeu, Encep Sudarwan dalam bincang media bersama DJKN Kemenkeu secara virtual, Jumat 16 Juli 2021.

Secara total, jumlah aset BMN Kementrian PUPR pada LKPP Tahun 2020 mencapai Rp 1.937,73 triliun. Nilai ini setara dengan 29 persen dari seluruh nilai BMN.

Baca juga: Anggaran Penanganan Kesehatan Naik Jadi Rp 185,98 Triliun

“Selanjutnya adalah Kemenhan, Kemensetneg, Kemenhub, dan Kemendikbud,” tambahnya.

Ada 10 kementerian/lembaga mengelola aset BMN terbesar. Bahkan, nilainya setara dengan 90 persen dari total keseluruhan BMN.

Rinciannya, Kemenhan mengelola sekitar Rp 1.749,48 triliun, Kemensetneg Rp 636,39 triliun, Kemenhub Rp 516,10 triliun, Kemendikbud Rp 421,87 triliun, Polri Rp 309,59 triliun, Kemenkeu Rp 114,25 triliun, Kemenag Rp 110,43 triliun, Kemenkes Rp 108,65 triliun, dan Kementan Rp 81,28 triliun.

“Berdasarkan data kami, lebih dari 90 persen nilai BMN ini tercatat pada 10 K/L dari 89 K/L yang ada di Indonesia,” sebutnya.

Baca juga: Pemda Parigi Moutong Ancam Beri Sanksi Pejabat Belum Lapor LHKPN

2020 mengalami kenaikan aset

Secara total, aset negara pada tahun 2020 mengalami kenaikan. Aset itu, kini mencapai Rp 11.098,67 triliun. Angkanya naik dari nilai aset tahun 2019 Rp 10.467,53 triliun.

Tidak heran Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menganggap Direktur Jenderal Kekayaan Negara Rionald Silaban menjadi orang terkaya di RI.

“Tahun 2020 total aset sudah Rp 11.098 triliun, naik dari Rp 10.467 triliun. Makanya tidak aneh Bu Menteri (Sri Mulyani) bilang siapa orang terkaya di Indonesia? Pak Rio (Dirjen Kekayaan Negara Rionald Silaban) sekarang,” tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaan aset negara, untuk bisa mengoptimalisasi aset.

Harapannya dengan optimalisasi, aset bakal menambah penerimaan negara. Di sisi lain, optimalisasi aset negara juga sebagai bentuk tanggung jawab pengelolaan keuangan negara.

Keseluruhan jumlah aset negara hingga saat ini mencapai lebih dari Rp 6.000 triliun. Sementara Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) sebagai salah satu lembaga penggelola aset milik negara saat ini mengelola 272 aset properti, 2 aset kilang dan kawasan Ciperna. Total aset dikelola oleh LMAN mencapai Rp 38,49 triliun. (***)

Baca juga: Kemenkeu Bakal Tambah Pajak Orang Super Kaya Sebesar 35 Persen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post