Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Kementerian PUPR telah Salurkan Program BSPS Sejak 2016

Kementerian PUPR telah Salurkan Program BSPS Sejak 2016
Foto: Illustrasi bantuan program BSPS.

Berita nasional, gemasulawesi- Kementerian PUPR telah menyalurkan program BSPS sejak tahun 2016 lalu. Tujuannya, meningkatkan kualitas rumah agar lebih layak huni, dan masyarakat dapat terlibat aktif serta bergotong royong dalam pelaksanaan pembangunan rumahnya.

“Melalui Program BSPS ini kami ingin agar masyarakat bisa merasakan bantuan perumahan dari pemerintah agar rumah sebelumnya tidak layak huni menjadi layak huni,” ungkap Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid di Jakarta, Senin 26 Juli 2021.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, selama enam tahun mulai 2016 hingga 2021 pelaksanaan Program BSPS di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah membantu sebanyak 10.634 unit rumah.

Baca juga: Puluhan Ribu KK di Sulteng Dapatkan Program BSPS

Dengan rincian, tahun 2016 sebanyak 1.210 unit, 2017 sebanyak 2000 unit, 2018 sebanyak 2000 unit, 2019 sebanyak 2.229 unit, dan 2020 sebanyak 2.445 unit. Adapun jumlah bantuan untuk setiap unit rumah adalah sebesar Rp 20 juta.

“Dana itu diterima masyarakat dalam bentuk bahan bangunan senilai Rp 17,5 juta dan sisanya Rp 2,5 juta untuk upah tukang,” ujarnya.

Direktorat Jenderal Perumahan juga menerjunkan tim pendamping masyarakat untuk mendampingi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan secara berkelompok.

Khalawi menerangkan, Program BSPS adalah bantuan pemerintah bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk mendorong dan meningkatkan keswadayaan dalam peningkatan kualitas rumahnya beserta prasarana, sarana dan utilitas umumnya.

Baca juga: 2021, Parimo Jatah 47 Penerima Bantuan Rumah Swadaya

Usulan calon lokasi bsps dari bupati

Pelaksanaan itu dilaksanakan Kementerian PUPR di seluruh wilayah Indonesia termasuk. Usulan calon lokasi BSPS, dilakukan dari bupati atau wali kota maupun kementerian dan lembaga terkait.

“Usulannya mengacu pada basis data terpadu dilengkapi dengan data rumah tidak layak huni (RTLH) dan jumlah kebutuhan kekurangan rumah swadaya,” jelasnya.

Dia menambahkan Tahun 2021, pemerintah menargetkan Program BSPS sebanyak 750 unit rumah di Provinsi Bangka Belitung.

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki jumlah kekurangan kebutuhan atau backlog perumahan yang cukup tinggi.

Pelaksanaannya tersebar secara merata di tujuh kabupaten kota yakni Bangka 100 unit, Bangka Barat 100 unit, Bangka Tengah 100 unit, Bangka Selatan 100 unit, Belitung 110 unit, Belitung Timur 140 unit dan Pangkal Pinang 100 unit. (***)

Baca juga: Pemprov Sulteng Target Salurkan Ribuan Unit BSPS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post