Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Kemensos Siapkan Beasiswa Pendidikan Anak Yatim Korban Covid19

Kemensos Siapkan Beasiswa Pendidikan Anak Yatim Korban Covid19
Foto: Illustrasi anak korban covid19.

Gemasulawesi– Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan pihaknya sedang merencanakan program beasiswa pendidikan anak yatim korban covid19 maupun bukan, sebagai program bantuan sosial jangka panjang.

“Nanti kalau beasiswa akan kami usulkan ke Kementerian pendidikan untuk biaya pendidikan,” ungkap Risma di Kompleks Parlemen, Jakarta, baru baru ini.

Risam mengatakan, dalam program beasiswa pendidikan anak yatim korban covid19, pihaknya akan menggandeng Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Baca juga: Pemerintah Beri Bantuan Perlindungan Anak Yatim Piatu Korban Covid19

Selain program beasiswa pendidikan anak yatim korban covid19, Kemensos sudah mengusulkan Bansos untuk anak yatim, piatu dan yatim piatu. Bantuan itu diberikan dengan tujuan membantu pemenuhan kebutuhan hidup anak.

Total sebanyak 4 juta anak yatim piatu sudah terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan akan mendapatkan bantuan senilai Rp200 ribu-Rp300 ribu selama empat bulan ke depan.

“Yang kami bantu saat ini bagaimana mereka bisa bertahan hidup maupun kebutuhan dasarnya bisa mereka akses,” ucapnya.

Untuk tahun 2022, Kemensos mengusulkan anggaran ke Kementerian Keuangan sebesar Rp11 triliun untuk program bantuan sosial pada anak yatim piatu.

Risma sebelumnya baru merencanakan Bansos tunai untuk anak yatim-piatu, selain program beasiswa pendidikan anak yatim korban covid19.

Baca juga: KemenPPPA Diminta Terlibat Siapkan Bantuan Anak Korban Covid19

Besaran Bansos yatim piatu juga berbeda-beda

Besaran Bansos yatim piatu juga berbeda-beda, untuk anak yatim piatu sudah sekolah sebesar Rp200 ribu dan Rp300 ribu untuk anak yatim piatu belum sekolah.

Bahkan, Risma mengatakan sedang membuat kartu khusus untuk program Bansos anak yatim piatu akibat covid19. Kartu itu sekaligus akan menjadi kartu ATM untuk pencairan Bansos.

Dia menjelaskan, program itu masih berupa konsep dan pihaknya masih akan mengkaji cara penyaluran Bansos pada anak yatim piatu.

Baca juga: Komisi VIII DPR Dukung Usulan Tambahan Anggaran Rp35,72 Milliar KPPPA

“Nanti pemberiannya semacam kartu untuk anak yatim. Tapi ini masih konsep, masih kita diskusikan,” kata dia.

Sebelumnya, Komisi VIII DPR RI, dalam rapat kerja bersama Mensos mengaku, menyetujui program bantuan dan usulan anggaran dari Kemensos. Hanya saja, data penerima bantuan dari DTKS harus disempurnakan, agar tepat sasaran dan tepat manfaatnya. (***)

Baca juga: KPAI Beri Saran Soal Program Bantuan Anak Yatim Terdampak Covid19

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post