KemenPUPR Evaluasi 40 Bank Penyalur Bantuan Subsidi Rumah

waktu baca 2 menit
Foto: KemenPUPR

Berita nasional, gemasulawesi- KemenPUPR evaluasi 40 Bank penyalur subsidi rumah atau dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Melalui Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) untuk realisasi bantuan di triwulan II 2021.

“Itu melihat progress realisasi bantuan di triwulan II 2021,” ungkap Direktur Layanan PPDPP Christ Robert Marbun, di Jakarta, Rabu 16 Juni 2021.

Saat ini, dana FLPP disalurkan 40 bank penyalur bantuan subsidi rumah terdiri dari delapan bank nasional dan 32 bank pembangunan daerah (BPD).

Bank itu adalah BTN, BTN Syariah, BRI, BSI, BNI, Mandiri, Artha Graha, BRI Agroniaga, BJB, BJB Syariah, DKI, Jatim, Jatim Syariah, Kalsel, Kalsel Syariah, Kalbar, Kalbar Syariah, Sulselbar dan Sulselbar Syariah.

Kemudian Bank Sumut, Sumut Syariah, Aceh Syariah, Nagari, Nagari Syariah, Sumselbabel Syariah, Jambi, Jambi Syariah, Jateng, Jateng Syariah, NTT, Sulteng, Riau Kepri, Riau Kepri Syariah, NTB Syariah, Kaltimtara, Papua, Kalteng, Sulut Go dan DIY.

Baca juga: Anleg Soroti Minusnya Realisasi Pembangunan di Dua Triwulan Awal

“Berdasarkan dashboard management control PPDPP, dana FLPP telah disalurkan per 14 Juni kemarin sebanyak Rp8,57 Triliun untuk pembelian 78.751 unit rumah,” sebutnya.

Baca juga: Disdikbud Parimo Ancam Ganti Kepsek Lambat Lapor Dana Bos

Realisasi itu mencapai 50 persen dari target penyaluran dana FLPP 2021 sebanyak 157.500 unit. Dengan realisasi itu, penyaluran dana FLPP dari 2010-2021 mencapai Rp64,16 Triliun.

Jika nantinya, hasil evaluasi menunjukkan penyaluran KPR Sejahtera FLPP tidak mencapai 50 persen dari target perjanjian PKS, maka PPDPP akan melakukan pengurangan kuota minimal 25 persen terhadap sisa target Perjanjian Kerja Sama (PKS).

Baca juga: Anggaran Corona Parigi Moutong, DPRD: Mana Realisasinya

Baca juga: Petinggi Bea Cukai Diduga Gelapkan Emas Puluhan Triliun

Begitupun sebaliknya, bagi bank yang penyalurannya mencapai 80 persen akan ditambah kuotanya pada triwulan III nanti.

Hal itu sesuai dengan kesepakatan pada PKS dana FLPP, antara bank pelaksana dengan PPDPP. Kemungkinan rapor hasil evaluasi 40 bank itu akan diberikan pada Kamis 17 juni 2021. (***)

Baca juga: Kantor BPD Sulteng Cabang Parigi Moutong Resmi Beroperasi

Baca juga: Lagi, Realisasi Dana BOS Parimo Lambat Lapor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.