KemenPAN RB Tetapkan Ratusan Ribu Kebutuhan PNS 2021

waktu baca 2 menit
Foto: Illustrasi penerimaan CPNS 2021.

Berita nasional, gemasulawesi– Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB) menetapkan kebutuhan PNS 2021 sebanyak 707622 orang.

“Per tanggal 13 Juni 2021 telah ditetapkan formasi paling besar diperuntukkan bagi PPPK Guru sejumlah 531.076. Kemudian, PPPK non Guru 20960 dan CPNS sebanyak 80961,” ungkap Plt. Asdep Perencanaan dan Pengadaan SDM Aparatur Kementerian PANRB Katmoko Ari Sambodo, di Jakarta, Senin, 14 Juni 2021.

Di tahun 2021, kebutuhan PNS 2021 dan PPPK JF bisa diikuti instansi pusat dan daerah. Sementara pengadaan PPPK JF Guru diperuntukkan khusus bagi instansi daerah.

Di tahun 2021 juga pemerintah kembali menetapkan kebutuhan PNS menjadi dua, yaitu formasi umum dan formasi khusus.

Baca juga: Parimo Lelang Jabatan Tinggi Pratama di Sembilan Perangkat Daerah

Formasi khusus dialokasikan bagi Putra/Putri Lulusan Terbaik Berpredikat Cumlaude, Penyandang Disabilitas, Diaspora, serta Putra/Putri Papua dan Papua Barat.

Seleksi CPNS dipersyaratkan bagi WNI dengan batas usia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun pada saat melamar.

Baca juga: Rumah Sakit Raja Tombolotutu Parimo Punya Direktur Baru

Baca juga: Penyidik Limpahkan Perkara Korupsi Jembatan Torate ke JPU

Namun, ada beberapa Jabatan CPNS yang dapat dilamar dengan batas usia paling tinggi 40 tahun saat pelamaran, seperti Dokter dan Dokter Gigi, dengan kualifikasi pendidikan Dokter Spesialis dan Dokter Gigi Spesialis, Dokter Pendidik Klinis, Dosen, Peneliti dan Perekasaya, dengan kualifikasi pendidikan Strata 3 (Doktor).

Karena rekrutmen CPNS, PPPK JF, dan PPPK Guru tahun ini dilakukan bersamaan, jumlah potensi pendaftarnya diprediksikan cukup besar.

Baca juga: Dokter dan Perawat di Kota Palu Terinfeksi Corona

Baca juga: Anleg Soroti Minusnya Realisasi Pembangunan di Dua Triwulan Awal

Oleh karena itu, calon pelamar diwajibkan hanya bisa mendaftar pada 1 instansi, 1 jenis kebutuhan, dan 1 jabatan pada tahun anggaran yang sama.

“Jadi para peserta harus mempertimbangkan baik-baik sejak awal apa yang ingin dia lamar, karena pada prinsipnya tidak bisa lagi menggantinya ketika sudah menetapkan pelamaran pada suatu tempat,” tutupnya. (***)

Baca juga: Puluhan Nakes dan Dokter di Palu Sulteng Jalani Uji Swab

Baca juga: Ribuan Lowongan CPNS 2019 Formasi Lulusan SMA Sederajat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.