Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Kemenkominfo Dorong Pelaku UMKM Manfaatkan Teknologi Digital

Kemenkominfo Dorong Pelaku UMKM Manfaatkan Teknologi Digital
Foto: Kemenkominfo Dorong Pelaku UMKM Manfaatkan Teknologi Digital.

Gemasulawesi– Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memanfaatkan teknologi digital dalam rangka mendorong pertumbuhan usaha mereka di tengah pandemi Covid19.

“Indonesia memiliki basis konsumen yang sangat besar untuk dimanfaatkan sekaligus jumlah pengguna internet terbesar keempat di dunia,” ungkap Semuel A. Pangerapan, Dirjen Aptika Kemenkominfo.

Perhatian Kominfo begitu besar kepada UMKM ini, membuatnya menyelenggarakan pelatihan dan lokakarya dengan materi tentang strategi pemasaran digital, strategi menetapkan harga, cara menetapkan untung, strategi mengelola media sosial usaha, sampai cara melakukan product branding.

Baca juga: Kominfo Galakkan Gerakan Nasional Literasi Digital

Dalam pelatihan dan lokakarya itu, Kemenkominfo mengundang 12 pembicara berlatar belakang pakar industri, spesialis pemasaran digital, pengusaha, kreator konten, hingga pelatih bisnis. Mereka adalah Septian Bramandita, Christina Lie, Christian Sugiono, dr. Tirta, dan Dennis Adhiswara.

Program digelar secara online ini mengambil tema “Pekan Pelaku UMKM (PPKM) ini diselenggarakan setiap hari mulai 3 sampai 10 September 2021.

Pentingnya digelar kegiatan ini mengingat UMKM menyumbang sampai 99 persen pangsa dari total keseluruhan pelaku usaha dan mempekerjakan lebih dari 97 persen tenaga kerja.

Namun, di kala pandemi ini, banyak pelaku UMKM merugi. Hampir 88 persen UMKM kehabisan modal untuk melanjutkan usaha dan 60 persen mengalami pengurangan tenaga kerja. Ini disebabkan kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat, sehingga pelaku usaha UMKM kehilangan nilai penjualan.

Tetapi, tingginya penetrasi internet, literasi digital di Indonesia ternyata masih sangat rendah. Dari 60 juta pelaku UMKM, baru 16 persen yang sudah memakai kerja digital.

“Indonesia menempati peringkat terakhir dalam Indeks Keberadaban Digital di bandingkan negara-negara ASEAN lainnya,” ujar Semuel.

Karena itu, Pekan Pelaku UMKM ini digelar, untuk meningkatkan literasi digital mereka sekaligus memfasilitasi  transisi digital UMKM dengan keterampilan khusus yang mendukung pertumbuhan bisnisnya.

Di empat hari pertama penyelenggaraanya, acara ini menarik lebih dari 3.000 peserta, baik dari masyarakat umum maupun pelaku UMKM di Indonesia.

Baca juga: Anak Diminta Jadi Pengguna Internet Pintar dan Bijaksana

Anggota masyarakat tertarik bisa mendaftar di https//s.id/UMKMCakapDigital.

Kementerian Kominfo dan Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi juga menghadirkan berbagai program literasi digital, sampai lebih dari 200 acara setiap minggunya di seluruh Indonesia, yang dapat diakses melalui https//event.literasidigital.id/

Selain PPKM, salah satu acara literasi digital sedang berlangsung ialah creating animation from home atau edukasi literasi digital yang menargetkan calon digital content creator di Indonesia.

Kegiatan lokakarya terkait teknologi digital itu terdiri dari delapan kelas online. Kelas-kelas ini dipandu oleh 16 kreator konten berpengalaman seperti; Faza Meonk, Nurfadli M, Jasmine Surkatty dan Hendranto.

Setiap peserta akan diberi edukasi tentang teknis pembuatan animasi sederhana, mulai dari materi dasar sampai materi publikasi produksi animasi. Acara ini digelar setiap Sabtu dan Minggu selama bulan September 2021.

Silakan kunjungi s.id/belajaranimasi untuk mendaftar di acara Creating Animation from Home. (****)

Baca juga: Kemendikbudristek Cetak Ratusan Buku dan Bahan Bacaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post