Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Kemenkeu Realisasikan Investasi Bentuk Penyertaan Modal Negara

Realisasikan Investasi Bentuk Penyertaan Modal
Foto: Investasi Bentuk Penyertaan Modal.

Gemasulawesi– Kemenkeu realisasikan investasi bentuk Penyertaan Modal Negara.

Kemenkeu realisasikan investasi bentuk penyertaan modal negara senilai Rp54,12 triliun sampai 18 Agustus 2021. Anggaran itu disalurkan dalam bentuk kepada sejumlah Badan Layanan Umum (BLU).

“Pembiayaan investasi senilai Rp184 triliun,” ungkap Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Rionald Silaban, saat webinar, Senin 23Agustus 2021.

Baca juga: Sekda Harap Investasi Bisa Serap Tenaga Kerja Lokal

Dia mengatakan, angka investasi bentuk Penyertaan Modal Negara setara 29,41 persen dari total anggaran pembiayaan tahun ini senilai Rp 184 triliun.

Pencairan modal investasi bentuk Penyertaan Modal Negara itu antara lain kepada Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) senilai Rp 11,12 triliun, Pusat Pengelolaan dan Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Rp 11 triliun, dan Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (LDKPI) Rp 2 triliun.

Baca juga: Pengusaha Ajukan Stimulus Modal Kerja untuk Tiga Sektor Usaha

Lalu, pemerintah juga memberikan suntikan modal kepada Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) senilai Rp 20 triliun. Selain kepada BLU, pemerintah juga menyalurkan pembiayaan investasi kepada pemerintah daerah dalam program pinjaman pemulihan ekonomi nasional (PEN) senilai Rp 10 triliun.

Baca juga: Banyak TKA Pulang, Pemerintah Harus Mitigasi Resiko Realisasi Investasi

Catatan BUMN  mendapatkan PMN 

Tercatat BUMN  mendapatkan PMN pada tahun ini antara lain PT Hutama Karya (Persero), PT PLN (Persero), PT SMI, Indonesia Financial Group (IFG) Life, PT Pelindo III (Persero), PT Kawasan Industri Wijayakusuma, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC), dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). 

Diketahui pada tahun 2020 kemarin, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan realisasi pembiayaan investasi sebesar Rp 104,8 triliun di tahun 2020. Jika dihitung, maka angka itu hanya sebesar 40% dari target Rp 257,1 triliun, tertuang dalam Perpres 72 Tahun 2020.

“Untuk pembiayaan investasi terealisasi Rp 104,8 triliun. Itu adalah untuk beberapa BUMN yang memang memiliki peran critical terhadap pembangunan,” ujar Sri Mulyani saat rapat kerja (raker) bersama Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tentang realisasi APBN tahun 2020 termasuk realisasi PEN, dan pelaksanaan APBN tahun 2021 yang dilaksanakan secara virtual, di awal tahun 2021.

Baca juga: Jubir Covid19: Perjuangan Pemda Merdeka Lawan Covid19

Dari realisasi yang mencapai Rp 104,8 triliun, untuk Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada BUMN dan lembaga realisasinya Rp 56,3 triliun. Untuk investasi kepada Badan Layanan Umum (BLU) realisasinya Rp 31,3 triliun. Untuk investasi kepada organisasi atau LKI sebesar Rp 700 miliar.

Selanjutnya, untuk investasi pemerintah realisasinya Rp39,7 triliun, dan untuk penerimaan kembali investasi sebesar Rp 23,2 triliun. (***)

Baca juga: BUMN Bakal Diberikan Tambahan Penyertaan Modal Negara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post