Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Kemenkes Sahuti Usulan Pinjaman Alat PCR Mobile dari Parigi Moutong

Kemenkes Sahuti Usulan Pinjaman Alat PCR Mobile dari Parigi Moutong
Foto: Sekda Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Zulfinasran Ahmad.

GemasulawesiKemenkes sahuti usulan peminjaman alat PCR mobile dari Pemda Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

“Surat permohonan bantuan peminjaman berdasarkan petunjuk Pak Bupati. Semoga secepatnya alat itu bisa beroperasi disini,” ungkap Sekretaris daerah (Sekda) Parigi Moutong, Zulfinasran Ahmad saat ditemui, Kamis 12 Agustus 2021.

Dia menyebutkan, peminjaman alat PCR mobile itu nantinya, ditindaklanjuti Kemenkes melalui Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Makassar.

Baca juga: Kartu Vaksinasi Jadi Syarat Perjalanan Saat PPKM Darurat

“Jadi, kemungkinan mereka akan datang ke sini, untuk menyiapkan mobil PCR itu,” ujarnya. 

Menurut dia, alat PCR mobile berfungsi untuk mengetahui genetika (gen), kelainan metabolik, penyakit bawaan, hingga mendeteksi penyebaran virus sangat dibutuhkan dalam penanganan pandemi saat ini.

Baca juga: Nakes Positif Covid19, Puskesmas Kasimbar Tutup Layanan Rawat Inap

Selama ini kata dia, tes Swab PSR terhadap pasien covid19 di Parigi Moutong, dikirim ke Pusat Laboratorium Kesehatan (Puslabkes) Kota Palu. Hasilnya, harus menunggu tiga hingga empat hari kedepan.

“Memang memakan waktu cukup lama. Untuk di wilayah Parigi.
Bagaimana kalau dari wilayah utara. Mungkin akan lebih lama lagi. Tapi kami maklumi, karena bukan hanya kami saja mengirim tes Swab PCR kesana,” ungkapnya.

Baca juga: Polisi Bongkar Sindikat Pinjaman Online Ilegal

Dia berharap, usai Kemenkes sahuti usulan peminjaman Alat PCR Mobile dari Pemda, tidak akan ada perubahan atau kendala.

Sehingga, bisa segera dioperasikan di seluruh wilayah Parigi Moutong secara mobile.

Baca juga: Pengadaan 3 Juta Dosis Vaksin Sinovac Telan Anggaran 633 milyar

Baca juga: Pelaku Pengeroyokan dan Perusak Mobil Patroli Polisi Diancam 9 Tahun Penjara

Sekda minta warga jaga imunitas diri

Pada kesempatan itu, Zulfinasran berharap, masyarakat dapat mengolah pikiran dan hati ketika terkonfirmasi Covid19. Agar tidak menimbulkan kepanikan dan melemahkan kondisi tubuh.

“Jangan sampai karena covid19 ini menyerang psikis. Kalau psikis terganggu, imun akan turun,” tutupnya.

Baca juga: Tujuh Kecamatan Jadi Target Pasar Murah Parigi Moutong

Baca juga: PPKM Level 4 Palu, Pemkot Beri Kebijakan Pelonggaran Pelaku Usaha

Laporan: Novita Ramadhani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post