Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Kemenkes Komitmen Naikkan Volume Testing Covid19

Kemenkes Komitmen Naikkan Volume Testing Covid19
Foto: Illustrasi testing covid19.

Gemasulawesi– Juru Bicara Vaksinasi covid19 Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi Nadia mengatakan, pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan volume testing covid19 dari sekitar 300 ribu menjadi 500 ribu testing per hari. 

“Kita juga lakukan percepatan vaksin untuk menaikkan imunitas tubuh. Vaksinasi juga mengurangi risiko tertular, menderita sakit berat, bahkan risiko kematian dari pasien terjangkit covid19,” ujar Nadia, melalui pernyataan tertulis Kemenkes, Minggu 1 Agustus 2021.

Untuk menekan penyebaran covid19, pemerintah melakukan penguatan dengan naikkan volume testing covid19 dan tracing terutama di pemukiman padat penduduk.

Baca juga: Amerika Serikat Siap Hadapi Covid 19 Varian Delta

Selain naikkan volume testing covid19, mekanisme tracing atau pelacakan juga menggunakan sistem perangkat lunak Silacak untuk memudahkan mengetahui kontak erat pasien.

Penduduk mengalami kontak erat akan diarahkan untuk dikarantina.

Dia meminta, partisipasi dan kesadaran masyarakat dalam membantu menghambat, bahkan memutus transmisi virus corona dengan patuh pada protokol kesehatan.

“Sebagai tindak pencegahan penyebaran, masyarakat terdeteksi sebagai kasus positif, diharapkan langsung melapor kepada petugas setempat agar dapat dipantau dan dihubungkan dengan akses kesehatan,” kata dia.

Baca juga: Gubernur Tekankan Penanganan Pandemi Covid19 Mulai dari Desa

Tren penambahan kasus baru masih tinggi

Tren penambahan kasus masih tinggi dengan rata-rata 40 ribuan kasus per hari dan tidak ada wilayah steril dari covid19 saat ini.

Sementara potensi penularan covid19 varian Delta sangat tinggi, dan menjadi salah satu faktor meningkatnya angka kematian.

Nadia melaporkan, covid19 varian Delta telah menyebar hampir merata di seluruh daerah di Indonesia berdasarkan hasil penelitian spesimen.

“Varian Delta mendominasi 86 persen spesimen dilakukan sequencing dalam 60 hari terakhir, berasal dari 24 provinsi. Sehingga dapat dikatakan persebaran ini hampir merata di seluruh Indonesia,” kata dia.

Jejaring laboratorium genomic sequencing atau metode pengurutan genom untuk memetakan mutasi virus di bawah komando Badan Penelitian, dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) terus berupaya menelusuri pola persebaran varian virus covid-19 di Indonesia. 

Sejak awal 2021 hingga 28 Juli, kata dia, Indonesia telah melaporkan 3.651 hasil pengurutan genom ke dalam database global.

Tercatat di dalamnya, tiga dari empat varian virus corona harus diwaspadai, yaitu varian Alfa, Beta dan Delta.

Laporan itu, patut menjadi perhatian bersama, mengingat potensi penularan covid19 varian delta di Indonesia masih sangat tinggi. (***)

Baca juga: DPR Minta Pemerintah Perluas Testing dan Tracing Covid 19

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post