Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Kemendikbud Minta Mutahirkan Data Penerima Bantuan Kuota Pelajar

Kemendikbud Minta Mutahirkan Data Penerima Bantuan Kuota Pelajar
Foto: Data Mutakhir penerima bantuan.

Gemasulawesi- Plt Kepala Pusat Data dan Informasi Kemendikbud-Ristek, M Hasan Chabibie, menginstruksikan setiap satuan pendidikan memutakhirkan data penerima bantuan kuota pelajar, khususnya untuk termin kedua (September-Desember 2021).

“Berdasarkan data penerima pada termin sebelumnya, telah diperkirakan kisaran jumlah penerima bantuan penerima kuota untuk pelajar,” ungkapnya Hasan dalam Dialog Kabar Kamis di Media Center KPCPEN, Kamis 12 Agustus 2021.

Diperkirakan, data penerima bantuan kuota pelajar ditingkat PAUD sebanyak 1,5 juta penerima, SD – SMK 20,5 juta, dosen dan mahasiswa sebanyak 3,2 juta serta guru 1,5 juta penerima.

Baca juga: Mendikbud-Ristek: 2022 Pagu Anggaran Turun, Program Tetap Jalan

Bantuan kuota pelajar ini untuk mendukung kecakapan literasi pendidik, dalam meningkatkan kualitas Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), koneksi internet memadai, dan dukungan sarana teknologi. Para guru pun dapat memanfaatkan peningkatan literasi atau kecakapan secara digital.

“Misalnya, para pendidik dapat mengakses situs https://ayoguruberbagi.kemdikbud.go.id/ untuk mendapatkan acuan dan inspirasi skenario pembelajaran daring. Dengan demikian, pemanfaatan bantuan kuota internet dapat lebih optimal,” ungkapnya.

Selama ini, pemerintah terus berusaha memenuhi kebutuhan PJJ di tengah keterbatasan alat dan akses.

Misalnya saja, meminta bantuan provider dalam hal penguatan kualitas layanan, menyiapkan program bantuan laptop kepada sekolah, pengadaan perangkat penunjang materi Pengantar Instalasi Komputer (PIK), dan mendorong kolaborasi masyarakat, serta alokasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Dipastikan, bantuan kuota pelajar akan mulai dicairkan pada September mendatang. Penyaluran bantuan kuota ini mengedepankan kepresisian data.

Baca juga: Guru hingga Siswa Dapat Bantuan Internet PPKM Darurat

Pemerintah juga melanjutkan proses distribusi tambahan bantuan kuota data internet

Selain itu, pemerintah juga akan melanjutkan proses distribusi tambahan bantuan kuota data internet senilai Rp2,3 triliun bagi 26,8 juta siswa, mahasiswa, guru, dan dosen mulai September 2021.

Bantuan kuota data internet akan kembali disalurkan pada tanggal 11-15 September, 11-15 Oktober, dan 11-15 November 2021, dan berlaku selama 30 hari sejak diterima.

Diketahui, sejak Maret 2020, Kemendikbud-Ristek telah melakukan penyesuaian kebijakan pendidikan, serta menyediakan inisiatif dan solusi di masa pandemi Covid19.

Salah satunya adalah relaksasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), dimana satuan pendidikan diberi kewenangan untuk mengalokasikan dana BOS untuk penyediaan pulsa kuota internet bagi guru dan siswa.

Penyesuaian itu tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 19 Tahun 2020 tentang Perubahan Permendikbud Nomor 8 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Reguler, diterbitkan pada 9 April 2020. (***)

Baca juga: Kuota Seleksi PPPK Tenaga Guru Parigi Moutong Bisa Tidak Tercapai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post