Kemendagri Batasi Pembagian Blangko KTP-El Ke Daerah

  • Whatsapp
Kemendagri Batasi Pembagian Blangko KTP-El Ke Daerah
Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh (Foto: Ist)

Parimo, gemasulawesi.com Kementrian Dalam Negeri atau Kemendagri menyebutkan blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El) sangat terbatas, sehingga diprioritaskan untuk pelayanan perekaman baru.

“Blangko KTP-El hasil pengadaan tahun anggaran 2019 sudah terdistribusi sebanyak 16 juta keping,” ungkap Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh, dikutip dari laman resmi Dirjen Kependudukan dan pencatatan sipil Kemendagri.

Bacaan Lainnya

Ia mengakui, saat ini sejumlah Dinas Dukcapil Kabupaten/Kota kekurangan blanko KTP-El, sehingga diperlukan langkah-langkah khusus.

Dalam surat edarannya kepada seluruh Kadis Dukcapil Kabupaten/ Kota No. 471.13/6153/Dukcapil, Prof. Zudan antara lain menyebutkan, pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) yang meliputi 23 jenis output dokumen agar tetap berjalan seperti biasa.

Baca juga: Enam Desa Masuk Zona Merah Pamsimas Parimo

“Pencetakan untuk pengganti KTP-el yang rusak, hilang, pergantian elemen data agar diterbitkan Surat Keterangan Pengganti Tanda Identitas (Suket) yang diatur dalam Pasal 59 ayat (2) huruf m dan putusan MK tanggal 26 Maret 2019,” terangnya dalam surat edaran tanggal 26 Agustus 2019.

Ia juga mengarahkan agar Suket yang diterbitkan di masing-masing Kabupaten/Kota dicatat dan didokumentasikan dalam Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK).

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Jawa Barat, Heri Suherman, mengatakan pemberian blanko KTP elektronik untuk tiap kota dan kabupaten dibatasi sampai 500 lembar blanko per minggu.

Baca juga: Biayai PPPK, Pemda Parigi Moutong Bakal Siapkan Anggaran 13 Miliar Rupiah 

Baca juga: Parigi Moutong Dapat Jatah 139 Formasi Guru CPNS 2019

Ia mengatakan, pembatasan ini terpaksa dilakukan mengingat stok blanko KTP elektronik di pemerintah pusat yang semakin menipis. Sehingga, menyebabkan kelambatan pencetakan KTP elektronik dan kelangkaan blanko di tingkat kabupaten dan kota.

Menyikapi semakin menipisnya persediaan blanko KTP elektronik katanya, Kemendagri telah melakukan pengadaan blanko kembali sampai Agustus 2019. Diharapkan dengan pengadaan itu, persediaan blanko KTP elektronik kembali normal sampai akhir tahun 2019.

“Bulan Agustus pengadaan di pusat, kita sedang menunggu apakah pengadaannya ini akan mencukupi. Informasinya ya mencukupi sampai akhir tahun ini,” tutupnya. (**)

Baca juga: Ingin Layanan Kependudukan Hanya Sepuluh Menit? Ini Syaratnya

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.