Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Kemenag Harap Jamaah Umrah Indonesia dapat Kesempatan Ibadah

Kemenag Harap Jamaah Umrah Indonesia dapat Kesempatan Ibadah
Foto: Jamaah Umrah Indonesia.

Berita nasional, gemasulawesiPlt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU)  Kemenag RI, Khoirizi menyampaikan harapan agar warga Indonesia mendapatkan kesempatan ibadah ke Tanah Suci. Pasalnya, antrean jamaah umrah Indonesia cukup panjang.

“Jumlah antrean jemaah umrah yang tertunda keberangkatannya cukup banyak dan sudah hampir dua tahun menunggu,” ungkap Khoirizi, menemui Kedutaan Besar Arab Saudi untuk membahas teknis penyelenggaraan umrah 1443 H di tengah pandemi, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis 29 Juli 2021.

Dubes Saudi menurut dia, telah berkomunikasi dengan Wakil Menteri Luar Negeri Arab Saudi terkait detail penyelenggaraan umrah 1443 H. Salah satu yang dibahas terkait jamaah umrah Indonesia.

Baca juga: Jamaah Umrah Indonesia Wajib Penuhi Syarat dari Arab Saudi

“Tadi Dubes juga menjelaskan ketentuan kunjungan ke Arab Saudi yang berlaku saat pandemi ini bersifat umum, untuk penyelenggaraan umrah akan diatur tersendiri,” sebutnya.

Khoirizi menambahkan Arab Saudi tidak mempermasalahkan jenis vaksin jamaah umrah Indonesia asal mendapatkan persetujuan dari WHO. Termasuk salah satunya Sinovac.

“Oleh karena itu, kita semua berharap pandemi ini segera dapat diatasi dengan baik, sehingga bisa kembali seperti sediakala,” tuturnya.

Baca juga: 112 Calon Jemaah Haji Parimo Suntik Vaksin Covid 19

Kemenag bahas teknis umrah 1443 H ke Arab Saudi

Diketahui, Kemenag menemui Kedutaan Besar Arab Saudi untuk membahas teknis penyelenggaraan umrah 1443 H di tengah pandemi.

Kemenag meminta penjelasan Kedubes Arab Saudi terkait rencana pembukaan penyelenggaraan umrah pada 10 Agustus 2021.

Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Khoirizi berserta jajarannya, diterima Dubes Saudi Esham Altsaqafi di kantor Kedubes Arab Saudi di Jakarta.

“Kami meminta penjelasan kepada Duta Besar, mengenai teknis detail pelaksanaan umrah di masa pandemi,” ujarnya.

Ia menyebut, banyak hal berkembang dan kami meminta informasi resmi dan valid agar isu-isu terkait dengan umrah lebih jelas.

Pembahasan itu juga terjadi seiring dengan keberhasilan pelaksanaan haji di masa pandemi. Dari 60 ribu jemaah, ada sekitar 327 warga negara Indonesia di Saudi ikut berhaji. (***)

Baca juga: Kemenag Sulawesi Tengah: Ini Hasil Bahtsul Masail Haji 2021

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post