Kejati Sulawesi Tengah Kembali Tahan Tersangka Korupsi BPKAD Balut

Kejati Sulawesi Tengah Kembali Tahan Tersangka Korupsi BPKAD Balut
Foto: Illustrasi Penahanan tersangka korupsi BPKAD Banggai Laut T.A 2020.
Jangan Lupa Share

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah kembali tahan tersangka korupsi BPKAD Balut atau Banggai Laut tahun anggaran 2020.

“Tim Penyidik Kejati Sulawesi Tengah kembali melakukan penahanan terhadap inisial AM,” ungkap Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, Jacob Hendrik Pattipeilohy, melalui Kasi Penkum Kejati Sulteng, Reza Hidayat di Kota Palu, Jumat 9 Juli 2021.

Ia mengatakan, tersangka korupsi BPKAD Balut, AM ditahan berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor: Print-05/P.2.5/Fd.1/07/2021 tanggal 09 Juli 2021, untuk 20 hari kedepan.

Usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka korupsi BPKAD Balut, AM lalu digiring ke mobil tahanan menuju rumah tahanan (rutan) klas II A Palu.

Baca juga: BPKAD Jawab Pansus Ranperda LPJ APBD 2018 Parimo

“Tersangka AM ditetapkan berdasarkan Surat Penetapan tersangka Nomor: Print-07/P.2/Fd.1/07/2021 tanggal 05 Juli 2021,” sebutnya.

Baca juga: Bergulir di Pengadilan, Dugaan Korupsi BPKAD Balut Sulawesi Tengah

Ia menyebut, tersangka korupsi BPKAD Balut, AM disangkakan melanggar pasal 2 ayat (1) Jo. Pasal 18, atau Pasal 3 Jo. Pasal 18 UU nomor 31 Tahun 1999. Sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Baca juga: Kejati Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi BPKAD Banggai Laut 2020

Kejati Sulawesi Tengah Kembali Tahan Tersangka Korupsi BPKAD Balut
Foto: Penahanan tersangka korupsi BPKAD Banggai Laut T.A 2020.

Dua orang tersangka tindak pidana korupsi

Dalam kasus ini kata dia, ada dua orang ditetapkan sebagai tersangka korupsi BPKAD Balut. Yaitu AM bendahara pengeluaran dan SB Kasubag Perencanaan sekaligus Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).

Baca juga: Asupan Gizi Seimbang Jaga Imunitas Tubuh Saat PPKM Darurat

Hanya saja, tidak memungkinkan menahan SB. Sebab hasil pemeriksaan kesehatannya tidak memungkinkan.

Baca juga: Banyak Temuan BPK, BPKAD Parigi Moutong Minta Laporan Keuanga

“SB dilakukan pemeriksaan kesehatan dan test swab, ” tuturnya.

Baca juga: Parigi Moutong Batalkan Tatap Muka di Sekolah

Kejati Sulawesi Tengah pegang komitmen untuk menyelesaikan kasus-kasus tindak pidana korupsi (Tipikor).

Usai menetapkan tersangka Idhamsyah Sahib Tompo dan melakukan penahanan serta melimpahkan kasus berkas perkaranya ke Pengadilan Negeri  Klas 1 A PHI/Tipikor/Palu. (**)

Baca juga: Dinkes Belum Jadwalkan Vaksinasi Anak Parigi Moutong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post