2Banner GIF 2021

Kejagung Beri Pasal TPPU ke Tersangka Kasus Korupsi Pembelian Gas Bumi

Kejagung Beri Pasal TPPU ke Tersangka Kasus Korupsi Pembelian Gas Bumi
Foto: Illustrasi. Kejagung Beri Pasal TPPU ke Tersangka Kasus Korupsi Pembelian Gas Bumi.

Gemasulawesi– Kejaksaan Agung (Kejagung) beri pasal TPPU kepada tersangka kasus korupsi pembelian gas bumi dari Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi Provinsi Sumatera Selatan (PDPDE Sumsel).

“Ada tiga tersangka dijatuhi pasal TPPU,” ungkap Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung Supardi, di Jakarta, Minggu 24 Oktober 2021.

Ketiga tersangka kasus korupsi pembelian gas bumi sudah dikenakan pasal TPPU adalah Direktur PT Dika Karya Lintas Nusantara (DKLN) merangkap Direktur PT PDPDE Gas, A. Yaniarsyah Hasan, mantan Komisaris PDPDE Sumatera Selatan, Muddai Madang, dan mantan Direktur Utama PDPDE Sumsel Caca Isa Saleh S.

Baca juga: PGN Optimalkan Gas Bumi Dorong Kawasan Ekonomi Baru

Ia menyebut, mereka disangka Pasal 3 dan Pasal 4 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

“Pastinya, penyidik akan menyita seluruh aset tersangka,” tegasnya.

Baca juga: Ada Cadangan Gas Hidrokarbon di Sulawesi Tengah

Berdasarkan perhitungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kerugian negara ditimbulkan akibat perbuatan tersangka mencapai US$30,194 juta.

Nominal itu berasal dari hasil penerimaan penjualan gas dikurangi biaya operasional selama 2010-2019.

Baca juga: Jual LPG Diatas HET, Empat Orang di Kota Palu Diringkus Polisi

Adapun kerugian lain sebesar US$ 63.750 dan Rp2,131 miliar merupakan setoran modal yang tidak seharusnya dibayarkan oleh PDPDE Sumatera Selatan.

Sebelumnya, Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin menjadi tersangka suap berkaitan dengan suap pengadaan barang dan jasa infrastruktur.

Baca juga: Operasi Pasar Murah Parimo, Jual Gas 3 Kg Dibawah HET

Dua perkara yang menjerat Alex adalah pembelian gas bumi oleh Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE) Sumatera Selatan tahun 2010-2019 dan perkara pembangunan Masjid Sriwijaya Palembang.

Setelah dilakukan pengumpulan berbagai bahan keterangan terkait dugaan tindak pidana korupsi yang dimaksud, KPK meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan dengan mengumumkan empat tersangka. (a/**)

Baca juga: Wabup Badrun: Harga Gas LPG Naik, Segera Lapor

Baca juga: Menteri Bahlil Lahadalia Dapat Komitmen Investasi Baterai Listrik dari Foxconn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post