Senin, April 12, 2021

Tiga Kecamatan di Parimo Rawan Penyebaran Narkoba

Must read

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Tiga Kecamatan di Kabupaten Parimo Sulawesi Tengah, masuk dalam wilayah rawan penyebaran Narkoba.

“Tiga wilayah rawan penyebaran yakni Kecamatan Moutong, Tinombo Selatan dan Parigi,” ungkap Kasat Narkoba Polres Parimo, AKP Massiara, saat press rilis kaleidoskop kasus 2020, di Mako Polres Parigi Moutong, Rabu 30 Desember 2020.

Ia melanjutkan, kasus Narkoba di tiga kecamatan rawan penyebaran. Diantaranya, di Kecamatan Moutong empat kasus dan dua di kecamatan lainnya.

Berdasarkan hasil pengungkapan kasus Satuan Narkoba Polres Parimo sepanjang tahun 2020, sebanyak 66 kasus dengan jumlah tersangka 81 orang.

Baca juga: 81 Orang Jadi Tersangka Kasus Narkoba Parigi Moutong 2020

“Dari 23 kecamatan di Kabupaten Parigi Moutong, belum ada yang menjadi sarang atau kampung narkoba sepanjang tahun ini,” jelasnya.

Ia mengatakan, Kabupaten Parigi Moutong tidak seperti di Kota Palu, terdapat dua kelurahan menjadi sarang narkoba.

Kasus narkotika tahun 2020 ini mengalami peningkatan sebanyak 66 kasus atau 31,8 persen.

Barang bukti sabu yang berhasil diamankan seberat 249,94 gram dan jumlah tersangka sebanyak 81 orang.

Baca juga: 2020, Kasus Narkoba Parigi Moutong Meningkat 31,8 Persen

“Dari total tersangka tersebut, yang sedang ditahan saat ini sebanyak 22 orang terdiri dari 21 pria dan 1 orang wanita,” tuturnya.

Jika dibandingkan dengan kasus Narkoba di Parigi Moutong pada tahun 2019. Tahun 2019 sebanyak 45 kasus. Dengan jumlah tersangka 64 orang. Jumlah barang bukti dari kasus Narkotika tahun 2019 sebanyak 133,56 gram.

Disimpulkan, terdapat peningkatan kasus sebanyak 21 kasus Narkotika di Parigi Moutong pada tahun 2020.

Selain itu, juga terdapat peningkatan jumlah tersangka dan barang bukti. Jumlah tersangka meningkat sebanyak 17 orang. Sementara, barang bukti juga alami peningkatan sebanyak 116,38 gram.

Baca juga: Polres Parimo Amankan 128 Paket Narkoba

“Kami dari Sat Resnarkoba Polres Parigi Moutong meminta kerjasama untuk menekan angka kejahatan Narkotika di Parigi Moutong,” tuturnya.

Ia menyebut 48 kasus Narkoba Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah selama tahun 2020 sudah P21.

“Sebanyak 48 kasus Narkoba P21 Parigi Moutong merupakan bagian dari 49 kasus yang telah selesai proses perkaranya,” ungkap Kasat Narkoba Polres Parigi Moutong, AKP Massiara, saat press rilis kaleidoskop kasus narkoba sepanjang tahun 2020, di Mako Polres Parigi Moutong, Rabu 30 Desember 2020.

Baca juga: Tekan Pandemi Corona, Polda Sulteng Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Sementara itu, satu kasus P21 lainnya merupakan di bawah umur dan sudah diselesaikan.

Jadi, pengungkapan kasus narkoba mulai dari Januari-Desember 2020, Sat Resnarkoba Polres Parigi Moutong, totalnya sebanyak 66 kasus.

“Untuk kasus tahap pertama kasus Narkoba Parigi Moutong, sebanyak 11 kasus di tahun 2020,” tutupnya.

Baca juga: Catatan BNN, Kota Palu Kasus Narkoba Tertinggi di Sulteng

Laporan: Muhammad Rafii

- Advertisement -spot_img

More articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img