Kebakaran Berangus Pasar Inpres di Kota Palu

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Kebakaran di Pasar Inpres Kota palu. (Foto/Istimewa)

Berita Palu, gemasulawesi – Kebakaran berangus pasar Inpres yang terletak di Kecamatan palu Barat Kota Palu Provinsi Sulawesi tengah Selasa, 29 Maret 2022 kejadian tersebut kurang lebih pukul 21.15 Wita.

Belum diketahui secara pasti apa penyebab kebakaran tersebut, dalam live video amatir warga melalui akun facebook Faradila tampak kebakaran di pasar inpres Palu mulai meluas dan merambat ke arah los penjual pakaian.

Baca: Berikut 61 Kepala Sekolah Baru Dilantik di Parigi Moutong

Menurut Faradila dalam siaran livenya di facebook hamper satu jam kebakaran belum ada tanda-tanda mobil pemadam kebakaran kota Palu datang melakukan pemadaman.

Tampak upaya warga mencegah penyebaran api dengan membongkar atap seng sejumlah los pasar, sayangnya kondisi angin yang cukup kencang membuat upaya warga sia-sia. Api tetap menyebar semakin jauh membakar sisi kiri dan kanan pasar Inpres.

Baca: Pertamina Foundation Salurkan Bantuan 50 Laptop

Kebakaran menurut informasi berawal dari sisi pasar yang berada di jalan Kenduri, merambat hingga ke jalan labu.

Setelah hampir sejam kebakaran, pemadam kebakaran baru datang itupun hanya bisa mencoba memadamkan api dari sisi luar, tidak bisa masuk ke dalam pasar.

Baca: Polres Parigi Moutong Akan Dalami Penyebab Kebakaran Rujab

Menurut informasi warga setempat, sempat terjadi beberapa ledakan diduga akibat tabung gas saat kebakaran.

Awalnya kata warga, dimulai dari los kaili selanjutnya api merambat ke tengah pasar memberangus hampir Sebagian besar los jualan milik warga. Api mulai berhasil dijinakkan sekitar pukul 23.00 Wita, walaupun masih ada sejumlah titip api kecil yang tersebar di dalam pasar Inpres.

Hingga berita ini diterbitkan belum diketahui ada tidaknya korban jiwa dan berapa total kerugian akibat kebakaran tersebut. (fan)

Baca: 10 KK Korban Kebakaran di Parigi Moutong Butuh Bantuan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.