Tekan Potensi Konflik, Wali Kota Palu Ajak Rawat Kearifan Lokal

waktu baca 2 menit
Tekan Potensi Konflik, Walikota Palu Ajak Rawat Kearifan Lokal (Foto: Walikota Palu saat bawakan materi)

Berita kota palu, gemasulawesi– Wali Kota Palu Provinsi Sulteng ajak seluruh civitas akademika rawat kearifan lokal, agar potensi konflik bisa tertekan.

“Mari kita bangun, kita rawat serta kita jaga nilai-nilai kearifan lokal ini sehingga daerah kita akan aman dan damai,” ungkap Wali kota Palu, Hidayat saat menjadi narasumber utama kegiatan Kuliah Tamu Universitas Muhammadiyah (Unismuh) di Aula Rektorat Unismuh Palu, Sabtu 29 Agustus 2020.

Sementara itu, lanjutnya adat yang dimaksud dalam visi misi Pemerintah Kota Palu bukanlah tentang ritual-ritual. Namun, adat itu aturan yang mengatur tatanan kehidupan manusia.

Ia menjabarkan, ada empat aturan adat yakni tiga aturan adat yang mengatur hubungan manusia dengan manusia baik ucapan, perilaku dan perbuatan serta satu aturan yang mengatur hubungan manusia dengan alam.

“Kenapa terjadi banjir? Karena kita sudah tidak memiliki toleransi lagi dengan alam,” ungkapnya.

Ia mengatakan pihaknya telah membentuk dan memperkuat lembaga adat di setiap kelurahan se-Kota Palu untuk menjaga ketiga nilai kearifan lokal dan menegakkan aturan adat yang ada.

Kegiatan Kuliah Tamu itu dirangkaikan dengan penandatanganan kerjasama antara Pemerintah kota Palu dengan pihak Unismuh Palu dalam hal pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam kesempatan itu Wali kota Hidayat menyampaikan materi yang bertemakan “Revitalisasi Nilai-nilai Kearifan Lokal dalam Memperkuat Budaya Bangsa” dihadapan para dekan dan para dosen di lingkungan Unismuh Palu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.