fbpx

Pelaku Perjalanan, Mayoritas Kasus Positif Corona Kota Palu

waktu baca 2 menit
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu, dr Husaema.

Berita kota palu, gemasulawesi Pelaku perjalanan nampaknya menjadi mayoritas kasus positif virus corona Kota Palu Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Pelaku perjalanan, menjadi titik krusial perhatian gugus tugas penanganan virus corona Kota Palu,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu, dr Husaema, di Baruga Vatulemo Palu, Minggu 5 Juli 2020.

Karena, jumlah pasien positif virus corona Kota Palu Sulawesi Tengah semakin berkurang. Maka, sangat penting pengetatan pengawasan pelaku perjalanan yang akan memasuki Kota Palu.

Untuk memasuki Kota Palu, wajib untuk memperlihatkan hasil rapid test dengan hasil non reaktif atau negatif, kepada petugas diperbatasan.

Walaupun, ada beberapa daerah telah nihil kasus positif virus corona. Namun, masih terdata pasien OTG, PDP dan ODP.

“Kami tidak ingin mengambil resiko. Harus tetap mematuhi SOP penanganan virus corona,” tegasnya.

Gugus tugas berupaya agar tidak terjadi gelombang tambahan penyebaran pandemi corona di Kota Palu.

Diketahui, salah satu contoh kasus positif virus corona di Kota Palu dari pelaku perjalanan adalah pasien terkonfirmasi asal Kabupaten Takalar Sulsel.

Mereka masuk ke Kota Palu karena sedang ada proyek pengerjaan salah satu mesjid. Saat uji rapid test di pos perbatasan dilanjutkan uji Swab, terdeteksi reaktif atau positif corona.

Namun, pasien positif corona dari Kabupaten Takalar itu kabur dari rumah sakit. Dan diketahui kembali ke kampung halamannya.

Selama perjalanan, semoga tidak ada yang orang yang ikuti terpapar virus corona dari pasien positif yang kabur itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.