Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Kapal Ikan Asing Asal Malaysia Berhasil Ditangkap

Kapal Ikan Asing Asal Malaysia Berhasil Ditangkap
Foto: Kapal perikanan asing asal Malaysia.

Gemasulawesi- Kementerian Kelautan dan Perikanan berhasil menangkap satu Kapal Ikan Asing illegal fishing asal Malaysia. Meskipun sempat berupaya menghilangkan jejak dengan mematikan Global Positioning System (GPS) pada saat beroperasi di wilayah perairan Indonesia.

“Mereka mematikan GPS untuk menghilangkan jejak, bendera kapal juga tidak dikibarkan di atas kapal,” jelas Direktur Pemantauan dan Operasi Armada Pung Nugroho Saksono dalam siaran pers, Jumat 30 Juli 2021

Posisi Kapal Ikan Asing terdeteksi pada GPS ini, tujuannya untuk digunakan dalam pembuktian ketika diperiksa pengawas saat kapal asing masuk ke wilayah perairan Indonesia.

Baca juga: Akibat Cuaca Buruk, Kapal Nelayan Tenggelam di Parigi Moutong

Meskipun pengejaran sempat terhambat karena propeller kapal pengawas terlilit tali, namun Kapal Ikan Asing itu berhasil ditemukan.

Sementara itu, Plt Direktur Jenderal PSDKP Antam Novambar mengatakan, operasi pengawasan dilakukan Kapal Pengawas Perikanan Hiu 12 dinakhodai Novry Sangian.

Pihaknya menangkap satu kapal ikan illegal fishing dengan nama PKFB 1603 yang mengoperasikan alat tangkap trawl di WPP 571 Selat Malaka.

“Penangkapan bermula ketika kapal pengawas mendeteksi adanya kapal pencuri ikan di landas kontinen Indonesia di Selat Malaka,” sebutnya.

Upaya penangkapan sempat berjalan sengit, karena para pencuri ikan di kapal itu melemparkan tali. Sehingga propeller kapal pengawas terlilit.

Namun, akhirnya kapal itu berhasil diamankan.

“Kapal ini berusaha keras mengelabui dan meloloskan diri, namun tetap berhasil kami tangkap,” ujarnya.

Baca juga: HUT RI 75, Nelayan Kasimbar Parimo Kibar Bendera di Teluk Tomini

Kapal diawaki warga Myanmar

Adapun saat ini, kapal diawaki empat orang warga negara Myanmar itu telah di-ad hoc ke Satwas SDKP Langsa untuk menjalani proses pemeriksaan lanjutan.

Dengan penangkapan ini, Kementrian Kelautan dan Perikanan telah menangkap 125 kapal selama 2021, terdiri dari 81 kapal ikan Indonesia melanggar ketentuan dan 44 kapal ikan asing.

Sebanyak 44 KIA itu, terdiri dari 15 kapal berbendera Malaysia, enam kapal berbendera Filipina, dan 23 kapal berbendera Vietnam.

Selain memberantas illegal fishing, KKP juga menangkap 62 pelaku destructive fishing, seperti bom ikan, setrum, dan racun diperairan Indonesia. (***)

Baca juga: Pemerintah Didesak Lindungi ABK WNI di Kapal Asing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post