Kanwil Kemenag Sulawesi Barat Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW

Kanwil Kemenag Sulawesi Barat Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW
Kanwil Kemenag Sulbar, H. Muh. Muflih B Fatta (Foto: Ist)

Mamuju, gemasulawesi.com Kementrian agama atau Kemenag Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) bersama keluarga besar Polewali Mandar dan Majene gelar Maulid Nabi Besar Muhammad SAW.

Hal tersebut diungkapkan, Kepala Kantor wilayah Kemenag Sulawesi Barat H. Muh Muflih B Fatta, kepada gemasulawesi. com, di ruang kerjanya, Kamis, 21 November 2019.

Read More

“Semoga melalui maulid ini semakin tumbuh rasa saling persaudaraan, saling menyayangi dan saling menghormati,” ungkapnya.

Sebagaimana pepatah pendahulu Mandar lanjut dia, Pakarayai Sippatutta, Asayangi Totondo Naungta (Hormati sebaya kita dan sayangi orang di bawah kita).

Baca juga: Begini Contoh Surat Lamaran CPNS Pemprov Sulawesi Barat

Ia mengatakan, kalau pepatah mampu diimplementasikan, akan tercipta kerukunan di Polman dan Majene serta Kanwil Kementerian Agama Sulbar. Insyaallah akan menjadi orang yang mulia di dunia dan di akhirat.

Menurutnya, kehadiran ratusan masyarakat Polman dan Majene dan jajaran pegawai Kemenag Sulawesi Barat pada perayaan maulid Nabi Muhammad SAW adalah wujud cinta kepada Rasulullah.

“Siapa yang cinta kepada rasulullah, “man ahabbani kaana ma’ii fil janna” (siapa yang cinta kepadaku, insyallah dia akan sama-sama nanti di sugra kelak yang dijanjikan oleh Allah SWT,” tegasnya.

Maulid yang digelar, dihadiri langsung Gubernur Ali Baal Masdar dan Kakanwil Kemenag Dr Muflih B Fattah, Maradika Mamuju H Andi Maksun Andi Djalaluddin Ammana Inda bersama istri, Ketua FKUB Sulbar Sahabuddin Kasim.

Sejumlah kepada OPD lingkup Pemprov Sulbar asal Polewali Mandar dan Majene turut hadir, seperti Kadis Pendidikan Arifuddin Toppo, Kadis Pariwisata Farid Wajdi, Kadis Perkebunan Abdul Waris Bestari, Kepala Biro Umum Syarifuddin Ali dan beberapa kepada OPD lainnya.

Baca juga: Ratusan Rumah Sementara Penyintas Bencana Alam Sulawesi Tengah Dibangun

Ketua panitia pelaksana, H Juraeri Thahir mengatakan gelaran Maulid Nabi Muhammad SAW dalam rangka membangun semangat silaturahmi dan semangat palluluareang (persaudaraan) yang lebih profesional.

“Kita ingin membangun psikologi palluluareang yang lebih erat diantara kita semua, masyarakat Polewali Mandar dan Majene sehingga maulid ini kita satukan,” tuturnya.

Sementara Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar dalam sambutannya menyampaikan, diharapkan melalui maulid tersebut hubungan persaudaraan semakin terbangun.

Tidak hanya kerukunan keluarga Polewali Mandar dan Majene. Namun juga dengan Kerukunan Keluarga yang seperti Mamuju.

“Karena Mamuju juga Mandar. Kita semua sama-sama Mandar, makanya kita harus membangun persaudaraan yang lebih erat. Salah satunya melalui pelaksaan Maulid Nabi Muhammad SAW,”kata Ali Baal.

Ali Baal juga berharap melalui pelaksanaan maulid ini semakin tumbuh kecintaan masyarakat terhadap Rasulullah dan keluarga.

“Maulid kerukunan keluarga Polman dan Majene ini dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada puluhan anak panti asuhan yang diserahkan Gubernur Ali Baal Masdar dan Kepala Kanwil Dr H Muh Muflig B Fattah,” tutupnya.(***)

Baca juga: DPRD Parigi Moutong Sulawesi Tengah Merasa Bagi Hasil Pertambangan Tidak Jelas

banner 728x90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.