Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Kanwil Kemenag Sosialisasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Reguler 2021

Kanwil Kemenag Sosialisasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Reguler 2021
Foto: Kanwil Kemenag Sosialisasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Reguler 2021.

GemasulawesiKanwil Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Tengah, Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah sosialisasi Peraturan Menteri Agama No 13 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji Reguler di Parigi Moutong, Selasa 14 September 2021.

“PMA No 13 tahun 2021 mengatur tentang pendaftaran, penetapan waktu keberangkatan haji, pembimbingan, pembinaan kesehatan, serta pembatalan haji,” ungkap Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Sulawesi Tengah, H Lutfi Yunus, Selasa.

Menurut dia, dalam aturan itu disebutkan pendaftaran jemaah haji reguler dapat dilakukan setiap hari sepanjang tahun berjalan.

Baca juga: Kemenag Parigi Moutong Buka Layanan Penarikan Dana Haji

Kemudian, bagi jamaah telah mendaftar secara reguler tentu akan menunggu penetapan, terkait kapan tahun keberangkatannya.

“Bagi jamaah haji yang meninggal dunia, ahli waris ditunjuk dapat langsung menggantikan untuk didaftarkan ulang,” jelasnya.

Menyingung soal persiapan haji tahun 2022, Lutfi menjelaskan, pemerintah saat ini sangat bersungguh-sungguh untuk mengatur tentang bagaimana jamaah haji Indonesia bisa melaksanakan ibadah haji tahun depan.

Namun selama masih pandemi Covid19, kepastian keberangkatan harus menunggu keputusan dari Kerajaan Arab Saudi untuk menyetujuinya.

“Semoga tahun 2022 nanti, Ibadah Haji sudah bisa dilakukan dan tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan sangat ketat pemerintah Indonesia, serta Kerajaan Arab Saudi,” kata dia.

Sementara itu Kepala Kanwil Kemenag Parigi Moutong Muslimin mengatakan, pelaksanaan sosialisasi PMA no 13 tahun 2021 merupakan informasi awal bagi Jamaah Haji Parigi Moutong untuk mempersiapkan hal-hal berkaitan dengan masalah ibadah haji.

Sebab, jamaah haji berhak dan harus terus mendapatkan pemberitahuan tentang aturan yang telah diberlakukan selama ini.

Dia juga mengapresiasi calon jamaah di Parigi Moutong, karena karena tidak melakukan pembatalan pemberangkatan haji. Meskipun telah dua tahun menunggu, akibat pandemi Covid19.

“Jamaah haji tetap siap secara mental maupun fisik, walaupun telah dua tahun menunggu, sejak tahun 2020 tertunda karena disebabkan wabah pandemi Covid19,” ucapnya.

Kegiatan sosialisasi penyelenggaraan ibadah haji di Peraturan Menteri Agama No. 13 tahun 2021 itu, diikuti 31 orang jemaah haji di seputaran kota Parigi, Kecamatan Parigi. (***/Kemenag)

Baca juga: Ribuan Jamaah Calon Haji Sulawesi Tengah Batal Berangkat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post