Kanwil Imigrasi Sulteng Bentuk Tim Pora di Parimo

0
214
Kanwil Imigrasi Sulteng Bentuk Tim Pora di Parimo
Rakor Tim Pora Kanwil Imigrasi Palu (Foto: Daniel)

Parimo, gemasulawesi.com Kanwil Imigrasi Sulteng membentuk Tim Pengawasan orang asing (Tim Pora) di Kabupaten Parimo, Propinsi Sulawesi Tengah.

Pembentukan Tim Pora berdasarkan Surat Keputusan Kanwil Imigrasi nomor: W24.Fa-1098.GR.04.02 tahun 2019, pertanggal 20 Juni 2019.

“Pengawasan orang asing menjadi sangat penting di era globalisasi,” ungkap Kepala Kanwil Imigrasi kelas I Palu, Suparman, dalam sambutan pembukaan Rakor Tim Pora, di Hotel Anutapura, Kamis, 20 Juni 2019.

Ia melanjutkan, tidak dapat dipungkiri, meningkatnya mobilitas manusia internasional ini dapat memberikan dampak positif dan negatif.

Mengantisipasi hal itu kata dia, diperlukan pengawasan bersama orang asing antar instansi secara koordinatif, sebagai aspek penegakan hukum.

Berdasarkan Peraturan Presiden nomor 21 tahun 2016, tentang bebas visa kunjungan lanjut dia, disebutkan sebanyak 169 negara bebas visa masuk ke Indonesia.

“Keadaan demikian menyebabkan kondisi suatu negara menjadi rawan berbagai bentuk kejahatan internasional,” jelasnya.

Kemudian, perkembangan zaman menyebabkan setiap negara selalu melakukan pembenahan sistem keamanannya, terutama gangguan yang berasal dari luar negeri

Sehingga, Rakor ini dapat memberi manfaat guna menjaga kepentingan di daerah dari dampak negatif yang ditimbulkan akibat keberadaan orang asing.

“Saya mengapresiasi terlaksananya rapat koordinasi Tim Pora ini, karena dengan tujuan mulia menjaga stabilitas dan kepentingan nasional kedaulatan negara dan kewaspadaan terhadap segala dampak negatif yang timbul,” tegasnya.

Diketahui susunan Tim Pora Parimo yaitu unsur penasehat Kepala Divisi Keimigrasian Kemenkumham Sulteng, Ketua Tim Pora Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu.

Kemudian, posisi Sekretaris ditempati Kepala Seksi Intelejen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Palu.

Sedangkan komposisi anggota Tim Pora Kabupaten Parimo, diisi sebanyak 16 lembaga pemerintah. Advertorial

Baca juga: Inspektorat Parimo Terangkan Perkembangan Pengembalian Temuan BPK

 

Tinggalkan Balasan