Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Kampung Tangguh Kota Palu, Inovasi Ditengah Pandemi

Kampung Tangguh Kota Palu, Inovasi Ditengah Pandemi
Foto: Kunjungan Menteri Airlangga ke Kampung Tangguh Kota Palu, Sulteng.

Gemasulawesi– Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto menyebut Kampung Tangguh Kota Palu, Sulteng, menjadi salah satu inovasi di tengah pandemi covid19.

“Kampung Tangguh dapat diadopsi daerah lain di Sulteng, baik berbasis RT, RW, kelurahan maupun desa,” ungkap Airlangga saat meninjau Kampung Tangguh Kota Palu di Kelurahan Talise Valangguni, Jumat 27 Agustus 2021.

Ia mengatakan, keberadaan Kampung Tangguh Kota Palu diyakini akan mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Menciptakan partisipasi masyarakat melalui gotong royong guna mencegah dan menangani covid19.

Baca juga: Protes PPKM Level Empat: Walikota Palu Bisa Beri Kelonggaran

Airlangga juga selaku Ketua Tim Pemulihan Ekonomi dan Penanganan covid19 RI menyebut, Kelurahan Talise Valangguni tepatnya di RT 02/RW 04, Kecamatan Mantikulore patut dicontoh dalam rangka upaya pencegahan dan pengendalian covid19.

Harapannya, Kampung Tangguh Kota Palu itu bisa menjadi contoh untuk kampung-kampung lainnya.

Menurutnya, proteksi covid19 di wilayah itu sangat lengkap, bahkan tidak sedikit pula kelompok-kelompok UMKM dibentuk secara mandiri, untuk menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Tentu langkah-langkah ini sangat membantu pemerintah,” tuturnya.

Baca juga: PPKM di Kota Palu, Pemkot Tiadakan Penyekatan Pos Perbatasan

Menteri Airlangga serahkan bantuan motor pengangkut sampah

Dalam kesempatan ini, Menteri Airlangga juga menyerahkan secara simbolis bantuan tiga unit motor pengangkut sampah kepada warga setempat.

Itu sebagai bentuk penghargaan atas upaya partisipasi warga dalam menekan peningkatan covid19 di Kota Palu.

Selanjutnya, Menko Airlangga mengunjungi lokasi Isolasi terpusat (Isoter) milik Provinsi Sulteng terletak di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM).

Fasilitas Isoter dengan kapasitas 84 tempat tidur ini, khusus untuk menangani pasien dalam kelompok orang tanpa gejala dan untuk yang bergejala ringan.

Tercatat pada 26 Agustus 2021, Isoter ditangani lima perawat dan satu dokter ini tengah merawat 16 orang pasien.

Dalam peninjauannya, selain berdialog langsung untuk menyemangati pasien, Airlangga juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako.

Warga yang sedang menjalani Isolasi mengaku sangat terbantu dengan adanya fasilitas Isoter ini. Menko Airlangga juga memberi apresiasi kepada para tenaga kesehatan yang sedang bertugas di lokasi itu.

Menurut dia, fasilitas Isoter merupakan salah satu poin arahan Presiden Joko Widodo dalam penanganan covid19.

Isoter diinisasi karena munculnya klaster keluarga akibat penyebaran covid19 cepat dan masif.

Pemerintah menyadari tidak semua masyarakat memiliki kondisi rumah memadai untuk benar-benar memisahkan antara pasien covid19 dengan anggota keluarga lain.

“Dengan adanya Isoter, pemerintah dapat maksimal memberikan penanganan khusus kepada pasien covid19, sekaligus menekan tingkat penularan,” pungkasnya. (***)

Baca juga: Puluhan Ribu KPM di Kota Palu Terima Tambahan Bantuan Beras

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post