Jumat, April 23, 2021

Polisi Tangkap Kakak Beradik Pembuat Miras di Toili, Banggai

Diamankan 1 Ton Bahan Baku Pembuat Miras

Must read

Berita banggai, gemasulawesi– Razia sejumlah lokasi produksi, polisi tangkap kakak beradik pembuat Miras di Toili, Banggai, Sulawesi Tengah.

“Aparat TNI-Polri berhasil mengamankan tiga warga dan ribuan liter Miras,” ungkap Kapolsek Toili AKP Candra, saat operasi Polsek Toili bersama Koramil merazia sejumlah lokasi yang digunakan sebagai tempat produksi miras jenis cap tikus, Selasa 23 Februari 2021.

Dari tiga warga yang diamankan, dua diantaranya kakak beradik pembuat Miras. Mereka diamankan saat operasi pertama yang menyasar area perkebunan di Desa Uwemea, Kecamatan Toili, Banggai, Sulawesi Tengah.

Ia mengatakan, tim gabungan menemukan sebuah pondok yang diduga sebagai tempat penjualan Minuman keras. Petugas pun mengamankan dua kakak beradik pembuat Miras berinisial MJ (39) dan AN (41).

Baca juga: Polisi Musnahkan 2,5 Ton Miras Tradisional Cap Tikus di Banggai

“Kami juga menemukan barang bukti 10 liter cap tikus,” terangnya.

Selanjutnya, tim gabungan melakukan operasi kedua. Petugas menemukan tempat produksi cap tikus di area perkebunan Tretes Desa Sidomakmur, Kecamatan Moilong, Banggai Sulawesi Tengah.

Dalam operasi itu, ditemukan alat penyulingan, 1 ton saguer sebagai bahan baku Miras cap tikus, 35 liter cap tikus hasil olahan dan sepeda motor.

“Pemilik pabrik itu adalah milik warga berinisial YB (47) asal Sidoharjo, Kecamatan Moilong,” jelasnya.

Ia menyatakan, ketiga pelaku termasuk kakak beradik pembuat Miras berserta barang bukti cap tikus dibawa ke Mapolsek Toili untuk menjalani proses hukum.

Sedangkan 1 ton saguer dan alat penyulingan dimusnahkan di tempat, karena medan yang dilalui cukup terjal untuk membawanya kembali ke Mako Polsek Toili.

Selain tangkap kakak beradik pembuat Miras, sebelumnya Polsek Toili juga memusnahkan 2,5 ton miras cap tikus di Tolisu, Banggai, Sulawesi Tengah.

“Sebanyak 2,5 ton itu dari penggrebekan sejumlah pondok penyulingan miras tradisional,” ungkap Kapolsek Toili AKP Candra.

Ia mengatakan, sejumlah 2,5 ton miras cap tikus digrebek jajaran Polsek Toili di area pengunungan dan perkebunan Desa Tolisu, Kecamatan Toili, Banggai, Sulawesi Tengah.

Selanjutnya, ada sekitar lima pondok penyulingan miras tradisional yang digrebek personel Polsek Toili.

“Dari kelima pondok itu, kami menemukan seperangkat alat penyulingan, ribuan liter saguer dan 35 liter miras tradisional itu,” tutupnya.

Baca juga: Kepolisian Berhasil Meringkus Pembunuh Kakak Beradik di Desa Sienjo Parimo

Laporan: Rahmat

- Advertisement -spot_img

More articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest article