Kajari Parigi Moutong Pegang Data Dugaan Korupsi Dana Pajak Rokok

waktu baca 3 menit
LSM Marak Serahkan Data Korupsi Dana Pajak Rokok

Berita parigi moutong, gemasulawesiDugaan ada praktek korupsi yang mengakibatkan kerugian negara pada penggunaan dana bagi hasil pajak rokok Parigi Moutong (Parimo) Sulawesi Tengah (Sulteng) yang berjumlah sekitar Rp 9 Miliar tahun 2014.

Terkait hal tersebut, sejumlah warga mengatasnamakan masyarakat anti korupsi (Marak) Kabupaten Parigi Moutong, melaporkan dugaan kasus korupsi terhadap penggunaan dana bagi hasil pajak rokok sekitar Rp 9 Miliar tahun 2014, ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Parigi Moutong, Rabu 9 Januari 2019.

Kedatangan Marak membawa data pengelolaan anggaran, diterima Kepala Kejaksaan Negeri Parigi Moutong, Agus Setiadi, di damping Kasi Pidsus Muhammad Tang, serta Kasi Intel Muhammad Rifaizal.

Pada kesempatan tersebut Kajari Parigi Moutong Agus Setiadi, mengapresiasi tindakan partisipasi pemberantasan korupsi yang dilakukan masyarakat.

“Terima kasih atas pelaporan ini, kami harapkan masyarakat bisa terus berpartisipasi dalam hal seperti ini,” ujarnya.

Kejaksaan akan melakukan pengumpulan bahan keterangan, untuk mengetahui kebenaran adanya kerugian negara atas penggunaan anggaran dana bagi hasil pajak rokok.

Sementara itu, selaku ketua MARAK Kabupaten Parimo, Sukri tjakunu mengatakan mendukung penuh niat baik yang dilakukan Agus Setiadi bersama jajarannya.

Dia juga menyatakan penghargaannya kepada Kajari Parigi Moutong, yang telah menyambut pelaporan pihaknya, dan memberi perhatian khusus.

“Selaku masyarakat, kami sangat bangga dengan sikap terbuka Kejari Parimo dalam menyahuti pengaduan-pengaduan terkait dugaan kasus korupsi di Parimo”, terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.